Pesona Wastra Borneo, Ini 4 Hal Menarik tentang Kain Tenun Sintang yang Mendunia
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Kalimantan Barat tidak hanya kaya akan pesona alamnya, tetapi juga menyimpan harta karun budaya yang telah mendunia, salah satunya adalah
Tenun Ikat Sintang
.
Kerajinan tangan khas masyarakat Dayak di
Kabupaten Sintang
ini bukan sekadar lembaran kain, melainkan simbol identitas, spiritualitas, dan ketekunan yang diwariskan turun-temurun.
Bagi pencinta wastra Nusantara, Tenun Sintang memiliki daya tarik magis yang membedakannya dengan jenis tenun lainnya di Indonesia. Berikut adalah 4 hal menarik tentang kain tenun Sintang yang perlu Anda ketahui:
1. Proses Pewarnaan Alami yang Rumit
Baca Juga:
Lagi Homesick? Ini 5 Film Terbaik yang Ampuh Obati Rasa Kangen Rumah
Salah satu keunikan utama Tenun Sintang adalah penggunaan bahan-bahan dari alam untuk pewarnaannya.
Para perajin menggunakan akar mengkudu untuk warna merah, daun rengat untuk warna biru atau hitam, hingga kayu secang.
Proses
natural dyeing
ini tidaklah instan; dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mendapatkan kepekatan warna yang sempurna agar kain tidak luntur dan justru warnanya semakin cantik seiring bertambahnya usia kain.
2. Motif yang Sarat Makna Filosofis
Setiap garis dan lekukan dalam motif Tenun Sintang bukanlah hiasan semata.
Motif-motif tersebut lahir dari mimpi, ritual, atau pengamatan terhadap alam sekitar.
Ada motif yang melambangkan perlindungan, keberanian, hingga hubungan manusia dengan leluhur.
Memakai Tenun Sintang berarti Anda sedang mengenakan sebuah cerita dan doa yang ditenun secara teliti oleh tangan-tangan terampil.
3. Teknik Menenun Tanpa Pola Tertulis
Kehebatan para perempuan penenun di Sintang adalah kemampuan mereka menenun tanpa menggunakan pola atau rancangan tertulis di atas kertas.
Mereka menyimpan pola-pola rumit tersebut di dalam ingatan mereka.
Ketelitian dalam menghitung helai benang demi helai benang adalah bentuk kecerdasan visual yang luar biasa, menjadikan setiap lembar kain
handmade
ini sangat eksklusif karena tidak akan ada dua kain yang identik 100 persen.
4. Diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda
Keindahan dan nilai sejarah Tenun Sintang telah mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Bahkan, kain ini sering tampil di panggung
fashion
internasional.
Keberadaan Tenun Sintang kini menjadi jembatan bagi generasi muda untuk tetap bangga pada akar budayanya sekaligus menjadi penggerak ekonomi kreatif bagi komunitas perempuan di pedalaman Kalimantan Barat.
Baca Juga:
Lagi Homesick Berat? Ini 4 Cara Ampuh Mengobati Rindu Rumah bagi Anak Rantau
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.