faktakalbar

Petir Renggut Nyawa Pendaki di Gunung Bawang

Penulis: Redaksi Monday, 04 August 2025 📖 1 menit
Petir Renggut Nyawa Pendaki di Gunung Bawang
Faktakalbar.id, BENGKAYANG - Sebuah pendakian yang seharusnya menjadi kenangan indah berakhir duka mendalam. Tujuh orang sahabat yang mendaki Gunung Bawang di Kabupaten Bengkayang, terjebak dalam cuaca ekstrem pada Sabtu dini hari, (2/7/2025). Akibatnya, satu dari tujuh pendaki Gunung Bawang tersambar petir dan meninggal dunia. Baca Juga: Bencana Akibat Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Daerah, BNPB Imbau Warga Tetap Waspada Peristiwa nahas ini merenggut nyawa Alponso Buncung, seorang mahasiswa asal Kabupaten Ketapang yang sedang menempuh pendidikan di Pontianak. Alponso, tidak dapat diselamatkan setelah insiden tersebut. Sementara itu, enam rekannya dinyatakan selamat meski salah satunya harus dievakuasi dengan tandu. Rombongan pendaki berharap dapat menikmati keindahan alam dari puncak Gunung Bawang. Namun, takdir berkata lain. Perjalanan berubah menjadi perjuangan untuk bertahan hidup saat cuaca memburuk secara drastis. Baca Juga: Warga Sebangun Pingsan Tersambar Percikan Petir Saat Panen Padi Proses penemuan dan evakuasi para korban baru selesai pada Sabtu malam. Konfirmasi mengenai kondisi para pendaki disampaikan langsung oleh warga setempat yang turut membantu. "Semua sudah ditemukan tadi malam sekitar pukul 23.00. Satu orang meninggal dunia, enam lainnya selamat," ungkap Anggu Perman, seorang warga Dusun Sengkabang. Keenam sahabat Alponso yang berhasil selamat adalah Jailani, Ega, Fadhilah Anugrah, Agil, Ali, dan Yolen. Di antara mereka, Jailani harus ditandu saat proses evakuasi karena kondisinya yang lemah. Peristiwa tragis yang menimpa rombongan pendaki Gunung Bawang tersambar petir ini menjadi pengingat keras bahwa alam memiliki kekuatan yang tak terduga. Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Kalimantan Barat Masih Berpotensi Berlanjut (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK