faktakalbar

PHRI Kalbar Gelar Musyawarah Daerah III, Berikut Daftar 3 Calon Kandidat Ketua Umum

Penulis: Redaksi Friday, 08 November 2024 📖 1 menit
PHRI Kalbar Gelar Musyawarah Daerah III, Berikut Daftar 3 Calon Kandidat Ketua Umum
PONTIANAK - Musyawarah Daerah (MUSDA) III Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat kembali digelar hari ini di Hotel Garuda Pontianak Kamis, (7/11/2024) untuk memilih Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI Kalbar periode 2024-2029. Tiga kandidat yang bersaing dalam pemilihan ini adalah Eddy Chandra (Owner Coffee Club House), Edy Hartono (Owner Pondok Ale Ale dan Pak Usu), serta Agnes Veronika (Owner Hotel Borneo). Ketiga kandidat ini membawa visi dan misi masing-masing untuk memajukan sektor pariwisata dan perhotelan di Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, mantan Ketua Umum PHRI Kalimantan Barat selama dua periode, Edi Kamal, yang kini ditunjuk sebagai Ketua Kehormatan PHRI, menyampaikan harapannya bagi kepengurusan baru. Ia menyoroti pentingnya posisi strategis Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, serta peluang yang muncul dengan perpindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan. “Saya berharap kepada siapapun yang terpilih dapat memaksimalkan potensi Kalimantan Barat yang posisinya sangat strategis karena berbatasan dengan negara tetangga. Ditambah lagi, dengan adanya perpindahan Ibu Kota ke Kalimantan, jelas ini peluang besar bagi kita. Saya berharap kepengurusan PHRI dapat memanfaatkan potensi tersebut,” ujar Edi Kamal. Ia juga menekankan kontribusi signifikan sektor hotel dan restoran dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak. “Berdasarkan data, bisnis hotel dan restoran selalu menyumbang PAD urutan ke-5 terbesar di daerah manapun, apalagi di Kota Pontianak. Penting bagi kita untuk membuat program dan event-event besar untuk menarik pengunjung ke Ibu Kota Pontianak,” tambahnya. Sebagai mantan Ketua Umum PHRI dua periode, Edi Kamal juga menegaskan komitmennya untuk mendukung kepengurusan yang baru meski kini berada di posisi kehormatan. “Tentu sebagai mantan Ketua Umum PHRI dua periode, dan sekarang ditunjuk menjadi Ketua Kehormatan, penting bagi saya untuk berbagi pengalaman tanpa lepas tangan ke kepengurusan berikutnya. Program-program yang sudah baik akan kita lanjutkan, dan yang belum terealisasi akan kita tinjau kembali apakah tetap relevan atau membutuhkan inovasi baru,” tutupnya.
Tag: #PHRI

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK