Pihak Damri Ungkap Kondisi Terkini Pasca kecelakaan Beruntun di Simpang Ampar
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Manajer Operasional Damri, Rizka Maulana, didampingi Asisten Manajer Asih Eko P., mengungkapkan kondisi terkini pasca kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit bus Damri dan sebuah truk bermuatan pupuk di Simpang Ampar.
Hal tersebut disampaikan saat dikonfirmasi
faktakalbar.id
di Kantor Damri, Jalan Sultan Hamid II, Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (22/1/2026).
Rizka menjelaskan, jumlah penumpang dari kedua bus tersebut diperkirakan sekitar 40 orang. Dari jumlah itu, sekitar 25 orang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
“Korban luka berat berjumlah lima orang, terdiri dari tiga penumpang dan dua Pengemudi DAMRI,” ujarnya.
Baca Juga:
Tembus Pasar Malaysia, 1,3 Ton Udang Vaname Diekspor via PLBN Entikong
Sebagian besar korban telah mendapatkan penanganan medis.
Dua dari tiga penumpang yang sempat dirawat dijadwalkan pulang pada Jumat. Sementara itu, satu pengemudi DAMRI harus menjalani operasi pada Jumat pukul 15.00 WIB akibat patah tulang di bagian dagu sebelah kanan.
Satu sopir bus lainnya mengalami luka akibat pecahan kaca di wajah, luka jahitan di jari tangan, serta luka di bagian leher. Kondisinya berangsur membaik dan diperkirakan dapat pulang setelah mendapatkan izin medis.
Rizka menyampaikan, sejak kejadian tersebut, Damri telah melakukan berbagai langkah penanganan.
Mulai dari koordinasi dengan pihak terkait, pelaporan di masing-masing rumah sakit, hingga menurunkan tim pendamping guna memastikan pelayanan dan perawatan korban berjalan optimal.
Selain itu, Damri juga melakukan
evakuasi
kendaraan, pengamanan barang milik penumpang, serta penanganan dampak kemacetan lalu lintas yang sempat terjadi akibat kondisi jalan dan hujan. B
ersama pihak terkait dan masyarakat setempat, jalur alternatif akhirnya dapat dimanfaatkan sehingga arus lalu lintas kembali normal.
“Fokus kami saat ini adalah pemantauan dan pengawasan korban, serta memastikan pelayanan rumah sakit dan proses perawatan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Berdasarkan data terakhir, tiga orang korban masih menjalani perawatan, sementara dua orang lainnya telah selesai dirawat.
Korban yang masih dirawat umumnya mengalami luka di bagian paha sebelah kiri.
Dalam kesempatan itu, pihak Damri turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Ke depan, Damri berkomitmen untuk memperkuat
aspek
keselamatan dan kesehatan pengemudi, termasuk pemeriksaan fisik dan kesehatan secara rutin sebelum operasional.
Pihaknya juga mengapresiasi langkah kepolisian yang telah menangani kejadian ini secara profesional.
“Fokus memastikan seluruh korban tertangani dengan baik dan kejadian serupa tidak terulang,” tutup Rizka.
Baca Juga:
“The Power of Emak-Emak”: Istri Nelayan Desa Pelapis Sukses Tembus Pasar Industri Lewat Olahan Ikan
(Reni)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.