Pimpin Apel Siaga, Sujiwo Instruksikan Seluruh Elemen di Kubu Raya Perkuat Koordinasi Karhutla
Faktakalbar.id, KUBU RAYA –
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya
menggelar Apel Siaga Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk mengecek kesiapan seluruh unsur personel maupun peralatan dalam menghadapi potensi bencana kabut asap.
Baca Juga:
Karhutla Mulai Muncul di Kubu Raya: Api Mengancam Pemukiman, Asap Diwaspadai Ganggu Penerbangan
Bertindak sebagai Inspektur Apel, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memimpin langsung barisan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan pemadam kebakaran swasta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf.
Robbi Firdaus, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, serta perwakilan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio.
Sinergi Lintas Sektoral
Dalam amanatnya, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen nyata pemerintah daerah bersama instansi vertikal.
Ia menekankan bahwa penanggulangan bencana asap tidak bisa dilakukan secara parsial atau sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama yang solid antara TNI, Polri, Manggala Agni, dan masyarakat.
“Melalui apel ini, kami menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan agar terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang selama ini telah terbangun dengan baik,” tegas Sujiwo.
Sujiwo meminta seluruh
stakeholder
untuk memastikan peralatan operasional dalam kondisi prima agar dapat digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan di lapangan.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Picu Karhutla di Jalan Perdana
Langkah antisipatif seperti patroli terpadu dan pemadaman dini menjadi prioritas utama selama status siaga darurat masih diberlakukan.
“Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu daerah di Kalimantan Barat yang rawan Karhutla. Karena itu, seluruh elemen dan stakeholder harus selalu siaga dan tidak boleh lengah,” ujarnya mengingatkan peserta apel.
Dengan adanya apel siaga Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan ini, diharapkan dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat asap dapat diminimalisir sedini mungkin.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.