faktakalbar

Indeks Capai 4,83, Layanan Publik Digital Pontianak Dinilai Hampir Sempurna

Penulis: Redaksi Thursday, 08 January 2026 📖 1 menit
Indeks Capai 4,83, Layanan Publik Digital Pontianak Dinilai Hampir Sempurna
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mencatatkan prestasi gemilang dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital. Berdasarkan hasil pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2025, layanan publik berbasis elektronik di Kota Khatulistiwa ini meraih nilai 4,83 atau mendekati angka sempurna. Baca Juga:  Benahi Fasilitas Kesehatan, Pemkot Pontianak Targetkan Seluruh Puskesmas Layak Pakai di 2027 Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono , menyebut capaian ini sebagai bukti konsistensi pemerintah dalam menghadirkan sistem pelayanan yang transparan, sederhana, dan tidak berbelit-belit. "Pelayanan publik harus terus bergerak mengikuti kebutuhan warga. Pemanfaatan teknologi ini kami dorong agar pelayanan lebih cepat, transparan, dan tidak berbelit," ujar Edi Rusdi Kamtono, Rabu (7/1/2026). Secara akumulatif, Indeks SPBE Kota Pontianak berada di angka 3,73 dengan predikat "Sangat Baik". Nilai tinggi ini didongkrak oleh Domain Layanan SPBE yang mencatat skor 4,33, serta Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik yang meraih poin 4,00. Beberapa indikator bahkan berhasil menyentuh nilai maksimal (5), antara lain Layanan Data Terbuka, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), serta Akuntabilitas Kinerja Organisasi. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak, Yusnaldi, menjelaskan bahwa tingginya skor ini merefleksikan kematangan integrasi sistem, mulai dari perencanaan hingga pemanfaatan oleh masyarakat. Baca Juga:  Selesai Dibangun, Wako Edi Tinjau Dua Puskesmas Baru di Pontianak "Penilaian SPBE melihat kematangan layanan. Kota Pontianak dinilai sudah mampu menghadirkan layanan digital yang stabil, terintegrasi, dan mudah diakses," jelas Yusnaldi. Ia menambahkan, layanan internal seperti perencanaan (e-planning), penganggaran (e-budgeting), hingga pengadaan barang dan jasa juga mencatat kinerja positif dengan nilai 4. Yusnaldi menegaskan bahwa capaian ini menjadi modal penting untuk memperkuat manajemen transformasi digital yang berkelanjutan di Pontianak. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK