faktakalbar

Polda Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Toleransi di Tengah Imlek dan Ramadhan 2026

Penulis: Redaksi Thursday, 19 February 2026 📖 2 menit
Polda Kalbar Ajak Masyarakat Jaga Toleransi di Tengah Imlek dan Ramadhan 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pertemuan momentum perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan pada tahun 2026 menjadi simbol keharmonisan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Polda Kalbar melalui program Pengamanan Imlek dan Ramadhan 2026 mengajak seluruh elemen warga untuk mensyukuri keberagaman ini dengan memperkuat rasa toleransi antarumat beragama. Baca Juga: Pertemuan Imlek dan Ramadhan 2026, Polda Kalbar Ajak Warga Jaga Toleransi Pihak kepolisian menilai fenomena bertemunya dua agenda besar ini sebagai anugerah yang harus dijaga bersama. Kehadiran aparat keamanan di lapangan tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk mendukung terciptanya suasana damai di tengah masyarakat yang heterogen. Menjaga Harmonisasi di Kalimantan Barat Kasatgas Tindak Ops Liong Kapuas, Rubi Sugianto, menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif agar setiap warga dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang. Menurutnya, Kalimantan Barat harus terus menjadi contoh daerah yang aman dan menghargai perbedaan. “Ini adalah momen yang indah di mana perayaan Imlek bertemu dengan bulan suci Ramadan. Saya menghimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga harmonisasi dan toleransi. Mari kita tunjukkan bahwa Kalimantan Barat adalah rumah yang aman dan damai bagi semua,” ungkap Rubi Sugianto. Dalam mendukung aspek sosial ini, kepolisian juga mengaktifkan sub-satgas khusus yang bertugas melakukan patroli dialogis. Tujuannya adalah membangun komunikasi yang baik dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat guna mencegah potensi gesekan sekecil apa pun. Baca Juga: Jamin Kondusivitas, Polda Kalbar Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hoaks Jelang Imlek Kolaborasi untuk Keamanan Bersama Melalui strategi Pengamanan Imlek dan Ramadhan 2026, Polda Kalbar memastikan bahwa setiap perayaan keagamaan mendapatkan porsi pengawasan yang setara. Kasatgas Humas Polda Kalbar, Prinanto, mengingatkan bahwa kedamaian wilayah adalah tanggung jawab kolektif. “Polda Kalbar hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Namun, keamanan yang hakiki adalah hasil kolaborasi antara petugas dan warga. Kami meminta masyarakat untuk tidak segan melaporkan hal-hal yang mencurigakan dan tetap mengedepankan sikap saling menghargai antarumat beragama,” tegas Prinanto. Polda Kalbar berharap semangat toleransi ini tidak hanya bertahan selama masa operasi, tetapi menjadi landasan kuat bagi kerukunan jangka panjang di Kalimantan Barat. Dengan pengamanan yang humanis, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tahun ini berjalan lancar dan penuh khidmat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK