Polda Kalbar Bongkar Penampung Emas Ilegal di Melawi, Gunakan Bengkel Motor sebagai Kedok
Faktakalbar.id, MELAWI –
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (
Polda Kalbar
) mengamankan seorang penampung emas ilegal berinisial LK di
Kabupaten Melawi
.
Pelaku diduga kuat menjalankan aktivitas penampungan emas hasil
Pertambangan Emas Tanpa Izin
(PETI) dengan modus kamuflase sebagai bengkel motor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Fakta Kalbar, bengkel milik LK yang berlokasi di wilayah strategis menjadi tempat masuk-keluarnya orang yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan emas ilegal.
Baca juga:
Tambang Ilegal di Binua Nahaya Landak Merajalela, WALHI: Pemodal Tak Takut Aparat
Bengkel tersebut terlihat seperti beroperasi normal, namun aktivitas utamanya bukan memperbaiki kendaraan.
“Dulu LK ini masuk jaringan mafia (SB), tapi sekarang belum pasti,” ungkap Amir, salah satu warga di sekitar lokasi.
SB sendiri merupakan jaringan mafia tambang yang tengah
tersangkut kasus
di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ruangan belakang bengkel diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan dan pengemasan emas curian sebelum didistribusikan ke penadah besar di ibu kota provinsi.
Konfirmasi Pihak Kepolisian
Fakta Kalbar telah menghubungi Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, untuk mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Jumat (11/04/2025).
Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Polda belum memberikan tanggapan resmi.
“Saya tanyakan ke Kapolres Melawi dulu yaa bang,” balas Bayu singkat melalui pesan WhatsApp.
Aktivitas PETI di Kalbar telah lama menjadi sorotan karena merusak lingkungan serta menyebabkan kerugian negara.
Polda Kalbar diharapkan dapat terus membongkar jaringan perdagangan ilegal ini hingga ke mata rantai paling atas.
Baca juga:
Investigasi Tambang Ilegal Berujung Teror: Pimpinan Faktakalbar.id Didatangi Orang Tak Dikenal pada Malam Hari, Keluarga Diancam
Tag:
#PETI Kalbar
#tambang ilegal Kalbar
#emas ilegal Melawi
#Berita Melawi
#Kabupaten Melawi
#Polda Kalbar
#penampung emas ilegal
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.