faktakalbar

Polda Kalbar Gelar Tactical Floor Game Matangkan Pengamanan May Day 2026 di Pontianak

Penulis: Redaksi Friday, 24 April 2026 📖 2 menit
Polda Kalbar Gelar Tactical Floor Game Matangkan Pengamanan May Day 2026 di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat ( Polda Kalbar ) menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Graha Khatulistiwa, Kota Pontianak, pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan kepolisian ini merupakan strategi taktis dalam mematangkan pengamanan May Day 2026 atau Hari Buruh Internasional yang akan diperingati secara serentak pada tanggal 1 Mei mendatang. Baca Juga:  Polda Kalbar Buka Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter di SPN Singkawang, Diikuti 175 Personel Fokus utama dari persiapan pengamanan May Day 2026 ini diprioritaskan pada penjagaan ketat di sekitar objek-objek vital pemerintahan. Salah satu titik sentral yang menjadi perhatian aparat keamanan adalah kawasan Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, yang diproyeksikan menjadi lokasi utama berkumpulnya massa buruh untuk menyampaikan aspirasi. Kegiatan simulasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Kalbar, Kombes Pol Marsdianto. Acara ini turut didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, serta diikuti oleh para perwira menengah dari berbagai satuan fungsi kepolisian dan perwakilan personel Polresta Pontianak. Dalam arahannya di lokasi, Karo Ops Polda Kalbar menekankan bahwa kegiatan TFG ini sangat penting dilaksanakan guna memetakan dinamika situasi lapangan secara riil sebelum ribuan personel aparat diterjunkan. "Melalui TFG ini, kita membedah seluruh potensi kerawanan yang mungkin terjadi. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran untuk memahami peran masing-masing sesuai skenario yang telah disusun," kata Marsdianto. Ia menginstruksikan agar aparat di lapangan tidak menganggap enteng setiap potensi gangguan ketertiban. "Kita tidak boleh meremehkan situasi, setiap pergerakan harus terkoordinasi dan terukur," tegas Marsdianto. Senada dengan instruksi tersebut, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menjelaskan skema dan tahapan operasional di titik sentral penyampaian aspirasi. Baca Juga:  May Day 2025: Aliansi GEBRAK Tuntut Pemerintah Perhatikan Nasib Buruh Ia memaparkan simulasi tahapan mulai dari proses negosiasi oleh tim Pengendalian Massa (Dalmas) awal hingga perumusan langkah kontinjensi apabila terjadi eskalasi pergerakan massa. "Kita mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas sesuai SOP. Personel harus hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat guna memberikan rasa aman, baik bagi massa aksi maupun masyarakat umum di Kota Pontianak," ujar Endang. Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, memastikan bahwa simulasi TFG ini membuktikan komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Polda Kalbar beserta jajaran Polres siap memberikan pelayanan terbaik dalam mengawal penyampaian aspirasi rekan-rekan buruh. Kami mengimbau agar peringatan May Day 2026 nantinya dapat dilaksanakan dengan tertib dan damai," ucap Bambang. Ia menjamin bahwa seluruh anggota yang ditugaskan sudah memiliki persiapan yang presisi. "Personel di lapangan telah dibekali kesiapan taktis dan teknis melalui TFG ini agar tidak ada celah gangguan keamanan sedikit pun," jelas Bambang. Melalui simulasi ini, aparat berharap sinergitas antar-satuan tugas semakin solid demi terciptanya situasi yang kondusif di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK