Polda Kalbar Kerahkan 700 Personel dan 27 Pos dalam Operasi Liong Kapuas 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi memulai Operasi Kewilayahan Mandiri dengan sandi Operasi Liong Kapuas 2026 melalui apel gelar pasukan di
Mapolda Kalbar,
Jumat (13/2/2026).
Langkah ini diambil untuk menjamin perayaan Imlek 2577 dan Cap Go Meh berjalan aman di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Baca Juga:
Polresta Pontianak Sasar Knalpot Brong Selama Operasi Keselamatan Kapuas 2026
Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 17 hari, terhitung mulai 16 Februari hingga 4 Maret 2026.
Irwasda
Polda Kalbar
, Sigit Jatmiko, bertindak sebagai inspektur upacara dan menegaskan bahwa seluruh personel harus siap mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan selama masa perayaan tersebut.
Dalam upaya pengamanan ini, Polda Kalbar menyiagakan sedikitnya 700 personel gabungan. Kekuatan tersebut terdiri dari 210 personel Satuan Tugas (Satgas) Polda dan 490 personel dari jajaran Polres prioritas yang akan disebar ke berbagai titik strategis. Pengamanan difokuskan pada pusat keramaian, jalur lalu lintas, dan objek vital nasional.
Selain pengerahan personel, pihak kepolisian juga mendirikan 27 pos pengamanan di berbagai lokasi. Rinciannya terdiri dari 23 Pos Pengamanan (Pospam), 2 Pos Pelayanan (Posyan), dan 2 Pos Terpadu.
Seluruh pos ini berfungsi untuk memantau situasi di titik-titik rawan guna memberikan respons cepat jika terjadi kendala di lapangan.
Baca Juga:
Cap Go Meh Bertepatan dengan Awal Ramadan, Polda Kalbar Tekankan Sinergi Lintas Sektoral
Sigit Jatmiko menekankan bahwa keterlibatan banyak pihak sangat krusial dalam keberhasilan operasi ini.
Sinergi lintas sektoral menjadi kunci agar masyarakat yang merayakan merasa terlindungi tanpa adanya hambatan teknis maupun gangguan kriminalitas.
“Operasi ini merupakan wujud sinergi antara Polri, instansi terkait, dan komponen masyarakat untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan,” tegas Sigit Jatmiko.
Seluruh anggota diinstruksikan untuk mengutamakan profesionalisme, kewaspadaan terhadap teror, serta pendekatan yang humanis kepada warga.
Melalui persiapan yang matang dalam Operasi Liong Kapuas 2026, kepolisian berharap stabilitas keamanan di Kalimantan Barat tetap terjaga sepenuhnya hingga seluruh rangkaian perayaan berakhir.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.