faktakalbar

Polisi Akui Salah Tangkap Ketua Nasdem Sumut, Polda Sampaikan Permintaan Maaf

Penulis: Redaksi Saturday, 18 October 2025 📖 1 menit
Polisi Akui Salah Tangkap Ketua Nasdem Sumut, Polda Sampaikan Permintaan Maaf
Faktakalbar.id, NASIONAL  – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden salah tangkap yang menimpa Ketua Partai Nasdem Sumut, Iskandar, di Bandara Kualanamu, Rabu (15/10/2025). Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa insiden tersebut murni terjadi karena kesalahan identifikasi di lapangan. Menurutnya, anggota yang bertugas saat itu berupaya cepat dalam menjalankan tugas untuk menangkap pelaku penipuan online. “Ini kan yang berangkat anggota-anggota kami, kami juga minta maaf. Anggota-anggota itu kadang-kadang kan juga, ya mungkin anggota kami punya prinsip, yang penting bisa menjalankan tugas dengan cepat,” ujar Ferry saat dihubungi pada Kamis (16/10/2025). Baca Juga:  Potret Perjuangan di Tengah Genangan, Cerita Ismail yang Terus Tinggikan Bangunan Kostnya Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak memiliki motif lain selain penegakan hukum berdasarkan informasi yang diterima. Namun, setelah dilakukan pengecekan ulang, target yang dimaksud bukanlah Iskandar, Ketua Nasdem Sumut. “Maaf, ada tindakan anggota kami, mungkin yang kurang berkenan atau mungkin yang membuat perasaan yang bersangkutan tidak nyaman, kami minta maaf. Tapi, ini sama sekali tidak ada indikasi lain, kami hanya melakukannya tugas,” tambah Ferry. Sebelumnya, Iskandar diminta turun dari pesawat Garuda GA193 yang hendak lepas landas karena namanya tertera dalam surat perintah penangkapan kasus judi online. Akibat kejadian ini, Iskandar berencana menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat. Baca Juga:  Salah Tangkap di Dalam Pesawat, Ketua Nasdem Sumut Akan Gugat Polisi Hingga Maskapai (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK