Polisi Ungkap Keterlibatan 'ALL STAR BARAT' dalam Penganiayaan Ojol Maxim di Pontianak
PONTIANAK
– Kelompok remaja "ALL STAR BARAT" kembali menjadi pusat perhatian setelah terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang pengemudi ojek online (Ojol) Maxim di Jalan Prof. M. Yamin, Pontianak.
Insiden ini terjadi pada Sabtu, (27/8/2024), sekitar pukul 00.30 WIB dan menyebabkan korban mengalami luka di bahu akibat sabetan senjata tajam.
Hasil interogasi terhadap FA, salah satu anggota "ALL STAR BARAT" yang ditangkap, mengungkapkan bahwa kelompok tersebut sedang mencari target untuk membalaskan dendam atas serangan terhadap salah satu anggota mereka sebelumnya.
Dalam upaya pencarian target, mereka melakukan konvoi yang menutup jalan, menyebabkan keributan di lokasi.
"Saat itu, pengemudi ojol merasa terganggu oleh konvoi yang menutup jalan dan menendang motor salah satu anggota kelompok agar diberi jalan, yang kemudian memicu penganiayaan menggunakan senjata tajam," jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Antonius Trias Kuncorojati, setelah menginterogasi FA pada Selasa, (3/9/2024).
Kompol Trias juga menyatakan bahwa FA mengakui keterlibatan kelompok "ALL STAR BARAT" dalam berbagai aksi kekerasan lainnya, termasuk penganiayaan terhadap seorang remaja berusia 15 tahun berinisial ALI pada Sabtu, (24/8/2024).
"Hasil interogasi terhadap FA menunjukkan bahwa mereka juga terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan lainnya," ungkapnya.
Pihak kepolisian Pontianak tengah menangani kasus ini dengan serius dan mengambil tindakan tegas guna mencegah terulangnya aksi-aksi brutal oleh kelompok remaja yang dikenal sebagai geng "ALL STAR PONTIANAK.” (amb)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.