faktakalbar

Polres Kayong Utara Soroti Gaya Hidup Hedon, Anggota Polisi Diminta Hidup Sederhana

Penulis: Redaksi Friday, 24 October 2025 📖 1 menit
Polres Kayong Utara Soroti Gaya Hidup Hedon, Anggota Polisi Diminta Hidup Sederhana
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA - Jajaran Polres Kayong Utara mendapat sorotan internal terkait pola hidup mewah atau hedonisme di kalangan anggota. Dalam sosialisasi yang digelar di Aula Mapolres, personel kepolisian diingatkan untuk menjaga integritas dan menjauhi gaya hidup konsumtif yang berlebihan. Jumat (24/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabagops Polres Kayong Utara, Bambang Hendri Utomo, didampingi Kasipropam Iwan Marwanto dan Ahmad Jamil Pardamaian Daulay. Sosialisasi ini diikuti oleh personel dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Seksi Propam. Baca Juga:  Tingkatkan Kapasitas Brigade Dalkarhutla, KPH Kayong Gelar Bimtek Didukung Program FOLU Net Sink 2030 Dalam arahannya, Bambang Hendri Utomo menekankan bahwa anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan di tengah publik. “Sebagai anggota Polri, kita harus menjadi teladan di masyarakat dengan hidup sederhana, profesional, dan berintegritas,” ujarnya. Ia secara khusus meminta anggota menjauhi perilaku konsumtif dan berlebihan, baik dalam penampilan maupun gaya hidup sehari-hari. Sementara itu, Kasipropam Iwan Marwanto menambahkan, gaya hidup hedon berpotensi memicu persepsi negatif dari masyarakat terhadap institusi kepolisian. Menurutnya, hal tersebut dapat merusak citra Polri yang seharusnya melayani. Iwan menegaskan setiap personel wajib menjaga etika, disiplin, dan menerapkan pola hidup sederhana sesuai norma kepolisian, baik di lingkungan kerja maupun saat berbaur dengan masyarakat. Baca Juga:  Pasar H Bujang Dibongkar: Jadi Pasar Tanah Kayong Permanen, Target Selesai 2026 (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK