faktakalbar

Polres Kubu Raya Terus Padamkan Karhutla di Dua Desa

Penulis: Redaksi Friday, 04 July 2025 📖 1 menit
Polres Kubu Raya Terus Padamkan Karhutla di Dua Desa
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Polres Kubu Raya bersama tim gabungan terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kubu Raya . Hingga Rabu (02/07/2025), proses pendinginan masih berlangsung di kawasan Desa Parit Baru dan Punggur Kecil. Tim yang dikerahkan terdiri dari personel Polres Kubu Raya, Sat Brimob Polda Kalbar, Dit Samapta Polda Kalbar, BPBD, Manggala Agni, serta masyarakat peduli api (MPA). Baca Juga:   Kebakaran Lahan Meluas di Kubu Raya, Pemadaman Terkendala Akses Air Mereka melakukan pemadaman secara menyeluruh mulai dari deteksi dini, penyekatan, hingga pendinginan di area rawan terbakar. Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa petugas di lapangan juga melakukan verifikasi terhadap titik-titik hotspot serta memberi himbauan kepada warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. “ Petugas di lapangan tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan verifikasi terhadap titik hotspot, serta menghimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar ,” ujarnya, Kamis (03/07/2025). Ia menambahkan bahwa patroli terus diperketat di wilayah rawan karhutla dan sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kebakaran lebih luas. Baca Juga:   Kebakaran Lahan Meluas di Kubu Raya, Pemadaman Terkendala Akses Air “ Kami mengajak semua pihak, khususnya masyarakat untuk lebih peduli terhadap dampak kebakaran lahan. Jangan bakar lahan sembarangan, apalagi di tengah musim kemarau seperti saat ini ,” ucapnya. Dalam peristiwa karhutla yang terjadi, tidak ada korban jiwa. Tim gabungan masih berjibaku di lapangan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. (mro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK