faktakalbar

Polres Sambas Selidiki Kasus Bully Hingga Kekerasan Anak di Sekitar Lapangan Futsal

Penulis: Redaksi Wednesday, 14 May 2025 📖 1 menit
Polres Sambas Selidiki Kasus Bully Hingga Kekerasan Anak di Sekitar Lapangan Futsal
Faktakalbar.id, SAMBAS - Kepolisian Resor Sambas selidiki kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di area parkir samping Lapangan Futsal, wilayah Sambas. Korban, seorang remaja berusia 13 tahun yang merupakan pelajar dari Kecamatan Sambas, diduga mengalami tindak kekerasan fisik yang dilakukan oleh anak lain berusia 14 tahun. Menurut Kasi Humas Polres Sambas , AKP Sadoko, kejadian ini dipicu oleh pertengkaran yang sebelumnya terjadi di media sosial dan berujung pada ajakan duel. Baca Juga: Korban Kekerasan Anak Bos Toko Roti Ungkap Aksi Brutal: “Saya Dilempari Barang Sampai Kepala Berdarah” “Pelaku diduga menarik rambut korban, membenturkan kepala korban ke lantai, serta memukul dan menendangnya,” ungkap AKP Sadoko. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, antara lain lecet di bagian belakang kepala, memar, dan rasa sakit di bagian leher, bahu, serta punggung. Peristiwa kekerasan itu disebut sempat direkam oleh saksi yang berada di lokasi kejadian, dan rekaman tersebut kini dijadikan sebagai barang bukti oleh penyidik. "Selain video rekaman, barang bukti lainnya yang dikumpulkan meliputi pakaian milik korban, salinan akta kelahiran, kartu keluarga, serta hasil visum et repertum," jelas Sadoko lebih lanjut. Polres Sambas telah mengambil langkah awal dalam penanganan kasus ini, seperti memeriksa pelapor, mengamankan barang bukti, serta melakukan visum terhadap korban. Kasus ini diproses berdasarkan Pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (DNS) Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku TPPO dan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Singkawang

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK