faktakalbar

Pontianak Siaga Satu: Puncak Pasang Laut 1,8 Meter Kepung Kota hingga 10 Desember

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 December 2025 📖 1 menit
Pontianak Siaga Satu: Puncak Pasang Laut 1,8 Meter Kepung Kota hingga 10 Desember
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Ancaman banjir di Kota Pontianak diprediksi masih akan bertahan dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan kewaspadaan terkait potensi banjir rob yang diperparah oleh fenomena Supermoon (bulan purnama) dan Perigee (jarak terdekat bumi dan bulan). Berdasarkan data teknis BMKG, pasang air laut maksimum di pesisir Sungai Kapuas diprakirakan mencapai ketinggian 1,8 meter . Fase puncak pasang ini diprediksi terjadi pada tanggal Senin (8/12/2025) hingga Rabu (10/12 Desember 2025, dengan waktu paling kritis antara pukul 09.00 hingga 11.00 WIB Baca Juga:  Mempawah ‘Lumpuh’ Dihajar Rob Terparah: Jalan Peniti Macet 1 KM, Ribuan Rumah Terendam Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Raden Eko Sarjono, menyebutkan bahwa fenomena ini berpotensi menyebabkan genangan di wilayah pesisir maupun area yang terpengaruh pasang surut Sungai Kapuas . Bahkan, pantauan tinggi muka air pada tanggal 8 Desember 2025 sempat mencatat angka maksimum 300 cm pada pukul 09.45 WIB, yang mengakibatkan beberapa wilayah kota terendam Hujan Awet Persulit Air Surut Situasi di Pontianak kian pelik karena faktor cuaca. Berdasarkan prakiraan cuaca wilayah Kalimantan Barat, Kota Pontianak diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi secara merata mulai dari siang, sore, malam, hingga dini hari. Pertemuan antara pasang air laut yang tinggi di pagi hari dan curah hujan yang mengisi parit-parit kota pada siang hingga malam hari, membuat air "terkurung" dan sulit mengalir keluar. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak banjir rob ini yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga Jumat (12/12/2025 ) . Baca Juga:  Pasang Laut Tinggi, Banjir Rob Selakau Sambas Lebih Parah dari Sebelumnya (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK