Jalan Rusak Parah dan Faskes Tak Memadai Paksa Warga Bengkayang Tandu Seorang Pasien ke Sanggau
Faktakalbar.id, BENGKAYANG -
Seorang warga dari Dusun Sungkung Tiga, Kecamatan Siding,
Kabupaten Bengkayang
, yang sedang sakit terpaksa harus ditandu secara manual oleh warga lainnya, menempuh perjalanan berat menembus perbukitan dan hutan belantara.
Mereka terpaksa berjalan kaki berjam-jam menuju Desa Suruh Tembawang di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, yang notabene merupakan kabupaten tetangga, hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
Baca Juga:
Miris, Jenazah di Sintang Terpaksa Ditandu Sejauh 5 KM Akibat Jalan Rusak Parah
Kondisi ini menyoroti betapa sulitnya akses kesehatan perbatasan bagi masyarakat setempat.
Minimnya infrastruktur jalan yang memadai serta terbatasnya fasilitas kesehatan di kampung halaman mereka menjadi persoalan klasik yang tak kunjung usai.
Bagi warga Sungkung dan sekitarnya, pemandangan menandu orang sakit sudah menjadi hal yang biasa, namun tetap menyayat hati.
Warga harus bergotong-royong memikul tandu darurat, terbuat dari bambu dan kain sarung, melewati jalan setapak yang terjal, licin, dan berlumpur, terutama saat musim penghujan.
Baca Juga:
Akses Jalan Rusak, Jenazah Warga di Sintang Terpaksa Ditandu Sejauh 4 Kilometer
Durasi perjalanan bisa memakan waktu berjam-jam, sebuah perjuangan hidup dan mati yang sangat bergantung pada kekuatan fisik para pemikul tandu.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.