PR Pemerintah: Kualitas SDM Kalbar Duduki Peringkat 8 Terbawah Secara Nasional
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Badan Pusat Statistik (BPS)
telah merilis data terbaru
Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
untuk 38 provinsi di Indonesia pada tahun 2024.
Dalam rilis tersebut, Provinsi Kalimantan Barat menempati peringkat ke-31, menjadikannya salah satu dari delapan provinsi dengan IPM terendah secara nasional.
Baca Juga:
SNL dan Satelit BRIN Saling Melengkapi, Percepat Akses Internet di Wilayah 3T
Posisi ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah daerah.
Berdasarkan data yang diolah oleh GoodStats, IPM Kalimantan Barat pada tahun 2024 tercatat di angka 70,13.
Meskipun angka ini menunjukkan sedikit peningkatan dan sudah masuk kategori "tinggi" (di atas 70), posisinya masih jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 74,20.
Peringkat ini menjadi cerminan dan evaluasi besar bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Khatulistiwa.
Jika dibedah lebih dalam, skor IPM dibentuk oleh tiga komponen utama. Untuk Kalimantan Barat, data BPS menunjukkan beberapa tantangan:
• Kesehatan:
Angka Harapan Hidup (AHH) di Kalbar masih perlu ditingkatkan dibandingkan dengan provinsi lain di jajaran atas.
• Pendidikan:
Indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga menjadi faktor yang menahan laju pertumbuhan IPM.
Ini mengindikasikan bahwa rata-rata anak di Kalbar belum menempuh pendidikan setinggi di daerah lain.
• Standar Hidup Layak:
Pengeluaran per kapita, yang menjadi cerminan daya beli masyarakat, juga menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar.
Data ini menjadi pengingat dan rapor penting bagi pemerintah daerah.
Peningkatan akses dan kualitas pendidikan, layanan kesehatan yang merata, serta penguatan ekonomi masyarakat menjadi agenda krusial yang harus digenjot untuk mendongkrak kualitas SDM dan daya saing Kalimantan Barat di masa depan.
Baca Juga:
BRIN Perkuat Kolaborasi dan Riset, Jawab Tantangan Starlink di Indonesia
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.