faktakalbar

Presiden Prabowo Bahas Pembangunan Kampus STEM Hingga Kesiapan Mudik di Hambalang

Penulis: Redaksi Tuesday, 10 March 2026 📖 1 menit
Presiden Prabowo Bahas Pembangunan Kampus STEM Hingga Kesiapan Mudik di Hambalang
Faktakalbar.id, BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memimpin rangkaian rapat strategis bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tersebut membahas berbagai agenda prioritas nasional, mulai dari sektor pendidikan hingga isu geopolitik, Minggu (08/03/2026). Baca Juga:   Presiden Prabowo Instruksikan Kelancaran Mudik Lebaran Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) serta kedokteran. Selain itu, Presiden juga menekankan pengembangan perguruan tinggi negeri serta peluang kerja sama dengan universitas terkemuka dunia guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. "Melalui rapat ini, Presiden menegaskan pentingnya koordinasi lintas kementerian agar berbagai agenda prioritas nasional dapat berjalan optimal," tulis keterangan resmi terkait pertemuan tersebut. Selain sektor pendidikan, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada perkembangan situasi terkini di Timur Tengah. Dalam konteks kemanusiaan dan pendidikan, dibahas pula mengenai kemajuan para mahasiswa asal Palestina yang saat ini tengah menempuh studi di Universitas Pertahanan RI. Baca Juga:   Presiden Prabowo Bahas Nasib Pendidikan dan Mudik Lebaran Menjelang Hari Raya Idulfitri, rapat ini juga menjadi ajang koordinasi untuk memastikan kesiapan arus mudik. Presiden meminta jajarannya untuk mematangkan persiapan agar mobilisasi masyarakat saat lebaran nanti dapat berjalan aman dan lancar. Hadirnya sejumlah menteri dalam rapat di kediaman Presiden ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat eksekusi program-program strategis di tengah dinamika global dan domestik. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK