faktakalbar

Prabowo Kebut Hilirisasi, Kalbar Terima Investasi Rp77 Triliun

Penulis: Redaksi Tuesday, 06 January 2026 📖 1 menit
Prabowo Kebut Hilirisasi, Kalbar Terima Investasi Rp77 Triliun
Faktakalbar.id, KALIMANTAN BARAT - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bergerak cepat merealisasikan target investasi nasional. Presiden mengadakan pertemuan strategis dengan CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani , di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1/2026) malam. Pertemuan tersebut membahas perkembangan lima titik proyek hilirisasi oleh Danantara Indonesia. Pemerintah menargetkan groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek-proyek ini pada awal bulan depan. Sekretariat Kabinet melalui pernyataan resminya pada Senin (5/1/2026) mengutip detail nilai investasi tersebut. Baca Juga:  Lawan Aturan Hilirisasi: Ekspor Sarang Walet Kotor Masih Terjadi, Barantin Sita 950 Kg "Program tersebut akan dilakukan di beberapa provinsi Indonesia dengan total investasi sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 100 triliun," tulis keterangan tersebut. Pemerintah memang tengah mencanangkan 18 proyek hilirisasi baru di bawah naungan Danantara. Proyek raksasa ini mencakup pembangunan pabrik pengolahan komoditas mineral, kimia, hingga hasil perkebunan. Kalimantan Barat Jadi Primadona Investasi Kalimantan Barat menjadi salah satu lokasi utama aktivitas proyek strategis tersebut. Provinsi ini akan menerima dua proyek besar dengan nilai total mencapai Rp77,3 triliun. Investasi jumbo ini diklaim mampu menyerap hampir 22 ribu lapangan pekerjaan. Proyek pertama adalah Industri Smelter Aluminium (Bauksit) di Kabupaten Mempawah. Proyek ini menelan investasi sebesar Rp60 triliun dengan potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 14.700 orang. Proyek kedua menyasar wilayah Kendawangan, Kabupaten Ketapang, berupa Industri Chemical Grade Alumina (Bauksit). Nilai investasi di lokasi ini mencapai Rp17,3 triliun dan diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi 7.100 orang. Baca Juga:  GAPKI Sebut Hilirisasi Takkan Berhasil Jika Produktivitas Industri Sawit Bermasalah Dengan masuknya arus modal masif ini, Kalimantan Barat memperkuat posisinya sebagai sentra hilirisasi bauksit nasional, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat daerah. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK