faktakalbar

Prabowo Targetkan 2026 Indonesia Stop Impor Jagung, Apresiasi untuk Polri dan Kementan

Penulis: Redaksi Friday, 06 June 2025 📖 1 menit
Prabowo Targetkan 2026 Indonesia Stop Impor Jagung, Apresiasi untuk Polri dan Kementan
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Pertanian atas peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menargetkan untuk tidak lagi mengimpor jagung mulai tahun 2026, Kamis (5/6/2025). Pernyataan tersebut disampaikan saat Prabowo menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Baca juga:  210 Ton Jagung Kalbar Diekspor ke Malaysia, Prabowo: Petani Siap Naik Kelas Ia mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras lintas sektor, terutama dalam pengembangan komoditas jagung secara nasional. "Saya diberi jaminan oleh dua orang hebat, yaitu Menteri Pertanian dan Kapolri yang menjamin tahun 2026 Indonesia tidak mengimpor lagi jagung," ucap Prabowo di hadapan para petani dan pejabat yang hadir. Koperasi Binaan Polri Dorong Inovasi Produk Jagung Presiden RI tersebut juga memberikan apresiasi terhadap koperasi-koperasi binaan Polri yang aktif melakukan riset dan uji coba produk turunan dari jagung. Menurutnya, peran Polri dalam pembangunan ekonomi menjadi bukti bahwa penegakan hukum dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Terima kasih. Saya lihat Menteri Pertanian juga koperasi-koperasi yang dibina Polri punya riset, uji coba hasil-hasil produk turunan dari jagung," tambahnya. Langkah Menuju Swasembada 2026 Target Indonesia setop impor jagung pada 2026 didasarkan pada peningkatan kapasitas produksi nasional, penggunaan teknologi pertanian, riset komoditas, serta penguatan kelembagaan petani dan koperasi. Pemerintah berkomitmen untuk memperluas program hilirisasi dan memperkuat ekosistem pertanian melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga. Dengan kolaborasi antara sektor pertanian dan aparat penegak hukum, Presiden optimistis swasembada jagung dapat tercapai sesuai target. Ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan jangka panjang. Baca juga:  Dorong Swasembada Pangan, Prabowo Hadiri Panen Raya Jagung di Bengkayang (*/red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK