faktakalbar

Prajurit Satgas Yon Parako 466 Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan di Wamena Papua

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 March 2026 📖 2 menit
Prajurit Satgas Yon Parako 466 Gelar Bakti Sosial dan Pengobatan di Wamena Papua
Faktakalbar.id, WAMENA – Prajurit TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komando (Yonko) 466 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) melaksanakan bakti sosial kemanusiaan di sebuah perkampungan pedalaman Wamena, Provinsi Papua Pegunungan. Kehadiran personel Satgas Yon Parako 466 ini tidak hanya berfokus pada operasi pengamanan teritorial militer, tetapi juga menyentuh langsung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat setempat melalui layanan pengobatan medis gratis dan pembagian pakaian layak. Baca Juga: Sempat Ditutup, Operasional Penerbangan Perintis di Bandara Bomakia Kembali Dibuka Pendekatan teritorial kemanusiaan ini terlihat nyata saat tim medis dari satuan elite tersebut turun langsung melayani warga di lapangan. Dalam salah satu rangkaian kegiatan, seorang prajurit medis Satgas Yon Parako 466 yang masih mengenakan perlengkapan seragam taktis lengkap tampak menanggalkan sejenak ketegangan tugas operasinya. Prajurit tersebut berlutut dengan telaten membersihkan dan mengobati luka pada lutut seorang anak kecil asli Papua. Sang ibu yang duduk mendampingi di sampingnya terlihat menunjukkan raut wajah lega atas penanganan darurat tersebut. Layanan kesehatan dari aparat keamanan ini diakui sangat dirasakan manfaatnya oleh warga di wilayah pelosok, yang selama ini kerap menghadapi kendala keterbatasan akses menuju fasilitas medis daerah. Selain memberikan layanan kesehatan gratis, kepedulian prajurit Korpasgat juga diwujudkan secara konkret melalui distribusi bantuan sandang dan kebutuhan pokok. Di lokasi penugasan, personel TNI membagikan berbagai jenis pakaian untuk masyarakat segala usia. Seorang prajurit terlihat memakaikan jaket dan celana panjang baru untuk seorang anak laki-laki. Di titik pembagian lainnya, aparat juga membagikan kemeja yang langsung disambut dengan antusiasme dan senyum tulus dari anak-anak perkampungan tersebut. Rombongan Satgas turut membawa tumpukan kantong plastik putih berisi bingkisan kebutuhan pokok sehari-hari yang dibagikan guna membantu meringankan beban ekonomi warga pedalaman. Interaksi sosial antara aparat keamanan negara dan warga sipil ini ditutup dengan momen kebersamaan di area permukiman. Berlatar belakang Honai, rumah adat khas masyarakat pegunungan Papua, para prajurit berbaur dengan masyarakat tanpa sekat. Baca Juga: Satgas Yon Parako 466 Perketat Pengamanan Penerbangan Perintis di Nduga Kawal Pasokan Sembako Anak-anak, kaum ibu, hingga pemuda setempat kompak berpose bersama prajurit sambil membentuk simbol hati menggunakan jari tangan sebagai wujud persaudaraan. Komandan Pos (Danpos) Wamena Satgas Yon Parako 466, Letda Pas Dhevan Harvi Saputra, menegaskan komitmen kesatuannya dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan humanis. "Deretan potret ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan prajurit TNI di Bumi Cenderawasih bukan sekadar penugasan operasi, melainkan tentang merangkul, melayani, dan menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat. Kegiatan teritorial yang berbalut aksi kemanusiaan semacam ini terus digalakkan guna mewujudkan Papua yang damai, aman, dan sejahtera melalui kemanunggalan TNI bersama rakyat," ujar Letda Pas Dhevan Harvi Saputra. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK