faktakalbar

Prakiraan Cuaca Kalbar 14 Agustus 2025: Waspada Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

Penulis: Redaksi Thursday, 14 August 2025 📖 1 menit
Prakiraan Cuaca Kalbar 14 Agustus 2025: Waspada Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) telah merilis pembaruan prakiraan cuaca Kalbar untuk periode sepekan ke depan, mulai Kamis, 14 Agustus hingga Rabu, 20 Agustus 2025. Berdasarkan data yang diolah pada Rabu (13/8/2025) malam, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas bervariasi, dari ringan hingga lebat, di sejumlah kabupaten. Pada awal periode, yakni Kamis (14/8) dan Jumat (15/8), BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat tidak akan mengalami hujan signifikan dengan curah hujan di atas 20 mm per hari. Namun, kondisi cuaca mulai berubah pada akhir pekan. Baca Juga: Waspada Hujan, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat 13-19 Agustus 2025 Memasuki hari Minggu, bertepatan dengan perayaan kemerdekaan pada 17 Agustus 2025, potensi hujan terpantau meningkat dan meluas ke beberapa wilayah, meliputi: Bengkayang Kapuas Hulu Ketapang Sanggau Sekadau Sintang Kondisi serupa berlanjut pada Senin, 18 Agustus 2025, di mana hujan diprakirakan turun di Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Melawi, dan Sintang. Puncak potensi hujan dengan intensitas sedang (20–50 mm/hari) diprediksi terjadi pada Selasa, 19 Agustus 2025, yang berpotensi melanda Kapuas Hulu, Sanggau, dan Sintang. Sementara itu, pada Rabu, 20 Agustus 2025, potensi hujan akan lebih terfokus di wilayah Sekadau. Secara umum, peta sebaran hujan menunjukkan dominasi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar Kalbar. Namun, potensi hujan lebat dengan curah lebih dari 50 mm per hari patut diwaspadai pada rentang 17–19 Agustus, terutama di bagian timur dan selatan provinsi ini. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK