faktakalbar

Cuaca Kalbar Sepekan ke Depan: Siaga Payung, Tapi Waspada Api Masih Mengintai

Penulis: Redaksi Monday, 24 November 2025 📖 1 menit
Cuaca Kalbar Sepekan ke Depan: Siaga Payung, Tapi Waspada Api Masih Mengintai
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Kalimantan Barat merilis peringatan dini terkait dinamika cuaca yang cukup kompleks di wilayah Bumi Khatulistiwa. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan penuh selama sepekan ke depan, mulai Senin (24/11/25) hingga Minggu (30/11/25). Baca Juga:   Cegah Bencana Hidrometeorologi, BNPB Kerahkan Ribuan Relawan Lakukan Penanaman Pohon di 4 Provinsi Berdasarkan analisis prospek cuaca yang diperbarui pada Senin pagi pukul 07.00 WIB, BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan Barat secara merata hingga akhir bulan. Peta potensi hujan harian menunjukkan dominasi warna kuning yang mengindikasikan curah hujan signifikan yang perlu diantisipasi dampaknya, seperti genangan atau banjir. Namun, di tengah ancaman basah tersebut, BMKG juga menyematkan peringatan paradoksal. Khusus pada hari ini, Senin (24/11/25), terdapat potensi kemudahan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sebagian wilayah tertentu. Kondisi ini mengindikasikan adanya anomali cuaca atau distribusi hujan yang belum merata sepenuhnya, di mana beberapa titik mungkin mengalami panas terik yang cukup ekstrem sehingga memicu kerawanan lahan terbakar, sementara wilayah lainnya diguyur hujan. Baca Juga:   Babak Baru Kasus GKE Petra: Kejati Kalbar Kembali Geledah 4 Titik di Sintang, Dokumen Penting Diamankan "Waspada potensi hujan intensitas sedang sampai dengan lebat di sebagian wilayah pada tanggal 24 sampai dengan 30 November 2025. Potensi kemudahan terjadi karhutla di sebagian wilayah pada tanggal 24 November 2025," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif ini, masyarakat diimbau untuk tidak lengah. Selain mempersiapkan perlengkapan hujan dan mewaspadai bencana hidrometeorologi, warga di area lahan gambut atau perkebunan juga diminta tetap menjaga lingkungan dari pemicu api, meskipun musim hujan telah mendominasi. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK