Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Senin 6 April 2026: Waspada Hujan Sedang dan Angin Kencang
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
(BMKG) merilis prakiraan cuaca Kalimantan Barat untuk hari Senin (6/4/2026).
Secara umum, sebagian besar kawasan di Provinsi Kalimantan Barat diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada rentang waktu pagi, siang, dan malam hari.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat: Empat Kabupaten Masuk Zona Waspada Hujan Lebat
Selain merilis potensi curah hujan harian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap anomali cuaca.
Hujan yang turun di sejumlah wilayah diprediksi berpotensi disertai kilat atau petir, serta angin kencang berdurasi singkat. Kondisi ini menuntut tingkat kesiapsiagaan warga, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Berdasarkan rilis data potensi hujan harian BMKG yang diperbarui pada Minggu (5/4/2026) pukul 20.20 WIB, terdapat tujuh kabupaten yang diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang pada hari Senin.
Wilayah yang masuk dalam kategori ini meliputi Kabupaten Bengkayang, Ketapang, Landak, Melawi, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Otoritas penanggulangan bencana setempat dan masyarakat di wilayah ini diharapkan segera mengantisipasi potensi genangan air maupun jalanan licin akibat hujan.
Sementara itu, untuk wilayah administratif lainnya, BMKG memprakirakan terjadinya hujan dengan intensitas ringan.
Daerah yang diprediksi mengalami hujan ringan mencakup wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kayong Utara, Kubu Raya, Mempawah, dan Sambas.
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat 3 April 2026: Waspada Hujan Ringan Disertai Petir di Sejumlah Wilayah
Dua pusat wilayah perkotaan utama di Kalimantan Barat, yakni Kota Pontianak dan Kota Singkawang, juga diprediksi mengalami cuaca serupa dengan intensitas curah hujan ringan.
Merespons prakiraan cuaca Kalimantan Barat hari ini, masyarakat diimbau untuk selalu membawa perlengkapan pelindung hujan seperti jas hujan atau payung saat hendak bepergian.
Para pengguna jalan raya dan pengendara kendaraan bermotor diminta untuk mengurangi kecepatan kendaraannya demi keselamatan.
Warga juga dilarang berteduh di bawah pohon rindang maupun di dekat papan reklame besar saat hujan lebat dan angin kencang melanda guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
BMKG menegaskan bahwa dinamika atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, publik diharapkan terus memperbarui informasi peringatan dini melalui kanal-kanal resmi pemerintah sebagai rujukan utama dalam merencanakan aktivitas harian.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.