faktakalbar

Presiden Prabowo Instruksikan Kelancaran Mudik Lebaran

Penulis: Redaksi Tuesday, 10 March 2026 📖 1 menit
Presiden Prabowo Instruksikan Kelancaran Mudik Lebaran
Faktakalbar.id, NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Arahan ini menjadi salah satu poin utama dalam rangkaian lima rapat strategis yang berlangsung di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Minggu (8/3/2026). Presiden Prabowo meminta laporan mendalam mengenai kesiapan infrastruktur dan skema pengamanan transportasi menjelang puncak arus mudik. Baca Juga:  Presiden Prabowo Bahas Nasib Pendidikan dan Mudik Lebaran Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Kepala Negara menaruh perhatian besar pada kenyamanan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman dalam waktu dekat. Pemerintah memprediksi volume kendaraan akan meningkat signifikan pada sepuluh hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Oleh karena itu, Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian agar tidak terjadi kendala berarti di jalur-jalur utama mudik. “Kesiapan keamanan dan kelancaran mudik menjelang 10 hari menuju Hari Raya Idulfitri,” ujar Seskab Teddy saat memberikan keterangan terkait hasil rapat tersebut. Keberlanjutan Program Kemanusiaan Rapat di Hambalang tersebut turut meninjau program beasiswa bagi mahasiswa asal Palestina yang menempuh studi di Universitas Pertahanan. Presiden Prabowo memastikan hampir 200 mahasiswa Palestina mendapatkan akses pendidikan yang layak sebagai bentuk komitmen kemanusiaan Indonesia di kancah global. Sejumlah pejabat tinggi hadir mendampingi Presiden dalam rapat koordinasi ini, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Baca Juga:  Pererat Diplomasi di Yordania, Raja Abdullah II Setirkan Mobil Sendiri untuk Presiden Prabowo Hadir pula Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa dan Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho untuk memberikan laporan teknis terkait agenda prioritas pemerintah. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK