faktakalbar

Pria di Kuala Tutoh Selamat dari Serangan Buaya setelah Tusuk Mata Hewan Tersebut

Penulis: Redaksi Tuesday, 15 July 2025 📖 2 menit
Pria di Kuala Tutoh Selamat dari Serangan Buaya setelah Tusuk Mata Hewan Tersebut
Faktakalbar.id, SARAWAK - Seorang pria di Kampung Kuala Tutoh, Baram, Sarawak mengalami insiden mengerikan saat diseret seekor buaya ke dasar sungai ketika sedang menyelam untuk melepaskan jala yang tersangkut. Kejadian terjadi pada Sabtu, (12/7/2025), di kawasan Loagan Tebabui. Baca Juga: Perlu Fahami Perilaku Buaya Agar Terhindar dari Serangan Menurut kakak korban, Dennis Karon (39), adiknya sempat berjuang melepaskan diri dengan cara yang tidak biasa. “KMK (adik saya) diseret buaya ya ke dasar sungai. KMK sempat cucuk mata-nya dengan jari, baruk-nya lepas KMK,” ujar Dennis, dikutip dari SarawakEdition . Kronologi Kejadian Korban yang diketahui tinggal di Kampung Kuala Tutoh, Pada hari kejadian, korban bersama kakaknya dan seorang rekan pergi menjala ikan di Loagan yang terletak tidak jauh dari rumah panjang. Mereka sempat makan di tepi sungai sebelum memulai aktivitas. Tak lama setelah mulai menjala, mereka melihat banyak buih ikan dan segera melempar jala ke arah tersebut. Namun, jala tersebut tersangkut di dasar sungai. Korban dan kakaknya pun menyelam untuk melepaskannya. Saat berada di dalam air, korban tiba-tiba disergap buaya. Sang kakak mencoba menolong, tetapi justru terkena libasan ekor buaya. Baca Juga: Nelayan Asal Mensere Diterkam Buaya di Sungai Perapakan Tanjung Sekitar 10 menit setelah menghilang, korban muncul kembali di tengah sungai dan berteriak minta tolong karena buaya itu masih berusaha menyerangnya. Keduanya segera mendayung perahu dan menyelamatkan korban dari serangan kedua. Korban mengalami luka gigitan di bagian tangan dan punggung. Ia langsung dibawa menggunakan perahu ke Kampung Benawa, kampung terdekat, untuk mendapatkan pertolongan medis. Akses Terbatas di Kampung Setibanya di Kampung Benawa, petugas JPAM Marudi sudah menunggu untuk membawa korban ke Rumah Sakit Marudi. Kampung Kuala Tutoh sendiri belum memiliki akses jalan darat, sehingga warga hanya bisa mengandalkan jalur sungai. Jalan darat dari Kampung Benawa pun masih berupa jalan tanah yang tidak rata, namun menjadi satu-satunya akses darurat yang tersedia. Baca Juga: Anak 11 Tahun di Ketapang Diserang Buaya Saat Bersantai di Depan Rumah Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Miri untuk mendapatkan perawatan lanjutan akibat luka serius yang diderita. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK