faktakalbar

Produksi Pangan Diprediksi Turun, Pemerintah Disebut Siapkan Anggaran Rp 13,9 Triliun untuk Bantuan Beras

Penulis: Redaksi Sunday, 14 September 2025 📖 1 menit
Produksi Pangan Diprediksi Turun, Pemerintah Disebut Siapkan Anggaran Rp 13,9 Triliun untuk Bantuan Beras
Faktakalbar.id, NASIONAL - Pemerintah disebut telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 13,9 triliun untuk program bantuan pangan beras. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap perkiraan menurunnya produksi pangan nasional pada kuartal terakhir tahun 2025. Baca Juga:   Zulkifli Hasan: 18,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 40 Kg Mulai September Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan , di Jakarta, pada Jumat (12/9/2025). "Karena November-Desember pertama itu produksi lebih kecil daripada keperluan, sudah kita putuskan untuk (memberikan) empat bulan bantuan pangan atas saran Bapak Presiden selain nanti jadi satu dengan stimulus. Jadi satu kesatuan," ujar Zulkifli. Menurut Zulkifli, bantuan ini akan menyasar 18,2 juta keluarga penerima selama empat bulan, dari September hingga Desember, dengan total 40 kg beras per keluarga. Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi , menjelaskan teknis penyaluran akan dipercepat. Ia mengaku telah memerintahkan Direktur Perum Bulog , Ahmad Rizal Rhamdani, untuk mendistribusikan bantuan dalam dua tahap saja. "Saya perintahkan untuk dua tahap saja sehingga lebih cepat kita menyelesaikannya," kata Arief. Arief juga menegaskan bahwa program ini akan berjalan secara paralel dengan penyaluran beras untuk Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang bertujuan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Baca Juga :  Waktunya Me Time! 5 Rekomendasi Buku yang Cocok untuk Menemani Akhir Pekanmu (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK