faktakalbar

Profil Eddy Suratman: Dari Ekonom Hingga Jabat Komisaris Utama Bank Kalbar

Penulis: Redaksi Friday, 22 November 2024 📖 1 menit
Profil Eddy Suratman: Dari Ekonom Hingga Jabat Komisaris Utama Bank Kalbar
PONTIANAK - Eddy Suratman, resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) untuk periode 2024-2028. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 November 2024. Dalam forum tersebut, Eddy Suratman terpilih melalui mekanisme pemilihan sebagai figur yang dianggap mampu membawa Bank Kalbar menuju pengelolaan yang lebih profesional dan inovatif. Sebagai seorang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (UNTAN), Eddy memiliki latar belakang akademis dan profesional yang kuat. Ia dikenal luas sebagai pakar ekonomi perbatasan yang fokus pada pengembangan ekonomi mandiri. Lahir di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada 7 Juli 1967, Eddy telah mengabdikan sebagian besar kariernya di dunia pendidikan dan penelitian. Eddy memulai perjalanan akademiknya di Universitas Tanjungpura pada tahun 1992 sebelum melanjutkan pendidikan pascasarjana dan doktoralnya di Universitas Indonesia pada 1994 dan 2004. Sebagai seorang dosen tetap UNTAN sejak 2003, ia mengampu mata kuliah seperti Analisis Kebijakan Publik dan Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Pada 2018, ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAN. Penunjukan Eddy sebagai Komisaris Utama Bank Kalbar disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi Dalam unggahan resmi di media sosial Bank Kalbar, ucapan selamat dan harapan besar disampaikan atas kepemimpinan baru Eddy. Sebagai Komisaris Utama, ia diharapkan membawa arah strategis baru bagi Bank Kalbar, memperkuat tata kelola, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pengalamannya yang panjang di bidang ekonomi dan pendidikan, Eddy Suratman diharapkan dapat menghadirkan inovasi strategis dalam pengelolaan Bank Kalbar. Selain itu, posisinya diharapkan mampu memperkuat peran Bank Kalbar sebagai pilar penggerak perekonomian di Kalimantan Barat, sekaligus mendorong keberlanjutan dalam tata kelola perbankan yang berbasis pada prinsip akuntabilitas dan transparansi. ( RD )

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK