faktakalbar

Proses Identifikasi Korban Heli Jatuh di Kalsel, 3 Jasad WNI Butuh Tes DNA

Penulis: Redaksi Sunday, 07 September 2025 📖 2 menit
Proses Identifikasi Korban Heli Jatuh di Kalsel, 3 Jasad WNI Butuh Tes DNA
Faktakalbar.id, BANJARMASIN - Tim Disaster Victim Identification ( DVI ) Polri telah berhasil mengevakuasi delapan jenazah korban kecelakaan helikopter BK117 D3 di Kalimantan Selatan. Namun, identifikasi tiga dari delapan korban, yang merupakan warga negara Indonesia (WNI), membutuhkan tes DNA. Baca Juga: Tim Evakuasi Temukan Enam Jasad Korban Helikopter di Gunung Belumutan Keputusan ini diambil karena kondisi jasad yang mengalami kerusakan parah akibat terbakar, membuat identifikasi secara visual tidak memungkinkan. Kondisi Jasad dan Kendala Identifikasi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, menjelaskan bahwa tiga jenazah WNI tersebut memiliki tingkat kerusakan yang sangat berat. "Kondisi jasad benar-benar hancur. Tingkat kerusakan cukup berat akibat kebakaran," ujarnya dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Banjarmasin, Sabtu (6/9/2025). Proses identifikasi ini jauh lebih sulit dibandingkan dengan lima korban lainnya, yang terdiri dari dua WNI dan tiga WNA. Kelima korban tersebut, yang kondisinya relatif tidak rusak parah, telah berhasil diidentifikasi. Identitas mereka adalah pilot Kapten Haryanto dari Batam, teknisi Hendra Darmawan dari Luwu, serta tiga warga negara asing yaitu Mark Werren (Australia), Santha Kumar Prabhakaran (India), dan Claudine Pereira Quito (Brasil). Baca Juga: Basarnas Terus Cari Helikopter Esindo Air yang Hilang Kontak di Kalimantan Selatan  Sementara dua jenazah WNI lainnya, yang kondisinya tidak separah tiga korban yang butuh tes DNA, sedang dalam proses identifikasi lanjutan menggunakan metode superimposisi kraniofasial. "Sangat sulit diidentifikasi tanpa melalui DNA. Di samping itu, data catatan medis WNI ini juga belum kami dapatkan dengan lengkap." Dr. El Yandiko menambahkan, Kecelakaan tragis ini terjadi ketika helikopter BK117 D3 jatuh di kawasan hutan Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu. Baca Juga: Sadis! Pilot Helikopter Warga Negara Selandia Baru Dibunuh dan Dibakar KKB di Mimika Helikopter tersebut hilang kontak pada Senin (1/9) dan baru ditemukan pada Rabu (3/9). Proses evakuasi seluruh korban berhasil diselesaikan oleh tim SAR pada Kamis (4/9) malam. "Kami minta doanya agar semua dapat teridentifikasi, semoga segera selesai," ungkap Dr. El Yandiko, berharap proses identifikasi dapat segera tuntas dan memberikan kepastian kepada keluarga korban. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK