faktakalbar

Proyek Rehabilitasi Kawasan Pendopo Total Rp 1.5 Milyar Ditemukan Dipecah Enam

Penulis: Redaksi Monday, 11 August 2025 📖 2 menit
Proyek Rehabilitasi Kawasan Pendopo Total Rp 1.5 Milyar Ditemukan Dipecah Enam
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk mempercantik kawasan Pendopo Gubernur di Jalan A. Yani . Enam proyek rehabilitasi fasilitas di kompleks tersebut dipaketkan secara terpisah , masing-masing senilai Rp250 juta , meskipun seluruh pekerjaan berada dalam satu lokasi . Enam paket proyek itu meliputi rehabilitasi kolam renang , lapangan tenis , pos jaga, pagar keliling , drainase , dan air mancur pendopo . Seluruh pekerjaan ini telah tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan ( RUP ) dan ditayangkan untuk dilelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) Provinsi Kalimantan Barat pada tahun anggaran 2025. Masing-masing paket terdiri atas anggaran perencanaan senilai Rp30 juta , pengawasan Rp20 juta , dan fisik Rp200 juta . Faktakalbar.id menemui Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat, Isfandiar , 29 Juli lalu untuk mengklarifikasi pemecahan paket yang seluruhnya berada di satu kawasan tersebut . Jika dijumlahkan , total pekerjaan fisik mencapai Rp1,2 miliar . Baca Juga:   Jalan Rusak Dibiarkan, Pemprov Kalbar Malah Kucurkan Rp1,5 Miliar Cuma untuk Desain Pendopo? Isfandiar menjelaskan bahwa pemecahan proyek dilakukan karena perbedaan klasifikasi pekerjaan berdasarkan subkegiatan dan kebutuhan Sertifikat Badan Usaha ( SBU ) yang berbeda . "Di Cipta Karya itu ada dua subkegiatan , yang pertama subkegiatan perawatan pembangunan , yang kedua bangunan dan lingkungan . Untuk pos jaga misalnya , itu butuh SBU 009 , bangunan lainnya . Tapi beda dengan kolam renang . Jadi bukan dipecah-pecah sembarangan ," ujarnya . Ia juga menambahkan bahwa seluruh paket telah melalui proses pengadaan dan diumumkan secara terbuka lewat LPSE. Isfandiar menyebut usulan proyek berasal dari Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Ketika ditanya mengenai urgensi perbaikan , Isfandiar menyebut fasilitas tersebut masih bisa digunakan , tetapi kualitasnya sudah menurun . " Kalau bisa dipakai sih tetap bisa lah . Cuma sudah jelek . Dibaguskanlah . Kan tamu juga kadang menginap di situ," jelasnya . Fokus pada peningkatan kenyamanan pejabat di lingkungan pendopo ini semakin terlihat di era kepemimpinan Gubernur Ria Norsan . Di saat berbagai ruas jalan dan jembatan di Kalimantan Barat masih rusak dan minim pemeliharaan , anggaran justru dialokasikan untuk memperindah kolam renang , lapangan tenis , hingga air mancur di kediaman resmi gubernur .   Sebelumnya , Faktakalbar.id juga mencatat pengadaan mobil dinas untuk Sekretariat Daerah Kalbar yang mencapai Rp15 miliar dan perencanaan penataan pendopo senilai Rp1,5 miliar pada tahun anggaran yang sama . (D hn )

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK