Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Banjarnegara
Faktakalbar.id, BANJARNEGARA —
Hujan lebat disertai pusaran angin puting beliung menerjang wilayah Desa Jatilawang Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara pada Rabu (29/4) sore.
Bencana alam
yang terjadi secara mendadak sekitar pukul 15.15 WIB tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah dan sejumlah orang harus mendapat penanganan medis darurat akibat trauma psikologis.
Baca Juga:
Angin Kencang Terjang Dairi BNPB Catat Belasan Rumah Rusak di Desa Bintang Mersada
Kejadian angin puting beliung di Banjarnegara ini tercatat dalam laporan pemutakhiran data kejadian bencana dari Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
BNPB
).
Bencana yang terjadi di kawasan Jawa Tengah ini merupakan bagian dari rentetan kejadian hidrometeorologi basah yang sedang mendominasi berbagai wilayah di Indonesia pada akhir April.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara mencatat rincian kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai 20 unit rumah warga yang mengalami kerusakan fisik struktural.
Sedikitnya terdapat 20 kepala keluarga yang terdampak langsung oleh terjangan angin kencang tersebut. Selain merusak bangunan tempat tinggal, musibah ini menyebabkan dua orang warga menderita trauma dan telah dirujuk ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan pemulihan.
Menyikapi kerusakan masif di area permukiman, tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas dari BPBD merespons cepat dengan melakukan kaji cepat di lapangan guna mendata secara presisi tingkat kerusakan bangunan warga.
Koordinasi lintas instansi bersama aparat desa dan pemerintah daerah setempat juga terus dilakukan untuk memastikan upaya penanganan darurat seperti pembersihan material puing dapat berjalan maksimal.
Insiden angin puting beliung di Banjarnegara ini menjadi peringatan tegas terkait ancaman cuaca ekstrem. BNPB secara resmi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat mendapati hujan lebat dan angin kencang di wilayah tempat tinggal mereka.
Baca Juga:
Angin Kencang Terjang Paron, Cuaca Ekstrem di Ngawi Rusak Atap Rumah Warga
Warga diminta secara ketat untuk segera menjauhi struktur bangunan yang berpotensi roboh atau benda yang rawan tumbang. Papan reklame kerangka besi hingga pepohonan besar yang kondisinya sudah rapuh sangat berbahaya jika berada di dekat manusia saat cuaca memburuk.
Pihak lembaga kebencanaan tersebut turut menegaskan bahwa keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Masyarakat diharapkan mampu mengenali tanda-tanda alam dan melakukan evakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih kukuh apabila pusaran angin mulai terbentuk guna mencegah bertambahnya korban luka maupun korban jiwa.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.