faktakalbar

Puncak Arus Balik, Polda Kalbar Perketat Pengamanan di Bandara, Pelabuhan, dan Terminal

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 March 2026 📖 2 menit
Puncak Arus Balik, Polda Kalbar Perketat Pengamanan di Bandara, Pelabuhan, dan Terminal
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Memasuki puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Kapuas 2026 Kepolisian Daerah Kalimantan Barat ( Polda Kalbar ) memperketat pengamanan di sejumlah titik vital transportasi pada Rabu (25/3/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang mulai kembali dari kampung halaman. Baca Juga: Hari Terakhir Operasi Ketupat Kapuas 2026, Dirlantas Polda Kalbar Wajibkan Personel Kawal Sisa Arus Balik Pengetatan pengamanan arus balik di Kalbar ini diwujudkan melalui penyebaran personel secara masif di berbagai simpul transportasi utama. Fokus pengamanan dan patroli lapangan meliputi Bandara Internasional Supadio, Pelabuhan Dwikora, hingga Terminal Antar Negara Ambawang. Selain melakukan pengawasan fisik secara ketat di area publik, para petugas kepolisian juga secara aktif memberikan imbauan keamanan kepada para penumpang dan terus berkoordinasi dengan otoritas transportasi setempat. Kepala Satgas (Kasatgas) Preventif, AKBP Paino, menjelaskan bahwa peningkatan intensitas patroli ini merupakan bagian dari upaya proaktif institusi Polri. Baca Juga: Cegah Pencurian Rumah Kosong, Polda Kalbar Maksimalkan Patroli Operasi Ketupat Kapuas 2026 Tujuannya adalah untuk mengantisipasi setiap potensi tindak kriminalitas serta mencegah penumpukan penumpang yang berlebihan selama masa pergerakan masyarakat ini berlangsung. "Kami mengedepankan tindakan pencegahan melalui kehadiran Personel berseragam di lapangan. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada gangguan kamtibmas di area Terminal, Bandara, maupun Pelabuhan, sehingga Masyarakat merasa aman saat tiba maupun melanjutkan perjalanan," kata Paino. Ia juga menambahkan bahwa petugas di lapangan tidak hanya mengawasi pergerakan perorangan, tetapi juga kelayakan fasilitas pendukung keselamatan angkutan umum. "Pengecekan dilakukan terhadap sarana dan prasarana keselamatan moda transportasi untuk memastikan standar pelayanan tetap terjaga di tengah lonjakan jumlah penumpang," ujar Paino. Senada dengan langkah tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalbar yang juga menjabat selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Kapuas 2026, Kombes Pol Bambang Suharyono, menekankan pentingnya sinergi antara petugas kepolisian dan elemen masyarakat dalam menyukseskan pengamanan arus balik di Kalbar guna menjaga kondusivitas wilayah. "Polda Kalbar melalui Satgas Preventif terus memantau pergerakan arus balik secara real-time. Kami mengimbau kepada seluruh Pemudik untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan tidak ragu melaporkan kepada Petugas di Pos Pengamanan terdekat jika menemui kendala atau tindakan yang mencurigakan," tegas Bambang. Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini dipastikan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dalam menegakkan aturan demi kelancaran arus lalu lintas dan keamanan di simpul-simpul transportasi perbatasan maupun antarkota. Hingga berita ini diturunkan, situasi operasional di berbagai terminal, bandara, dan pelabuhan yang ada di wilayah Kalimantan Barat terpantau ramai lancar tanpa adanya kendala atau insiden yang menonjol. Baca Juga: Cegah Pencurian Rumah Kosong, Polda Kalbar Maksimalkan Patroli Operasi Ketupat Kapuas 2026 (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK