Pura-pura Minta Isikan Bensin, Pria di Lumar Curi Uang dan Aniaya Pemilik Warung Hingga Babak Belur
FaktaKalbar.id, BENGKAYANG- Kejadian perampokan menimpa salah seorang perempuan pemilik warung, berinisial D (47) di Dusun Barelamat, Desa Lamolda, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (1/4).
Bermula saat seorang pria tak dikenal mendatangi warung korban dengan berpura-pura menjadi pelanggan. Berdasarkan keterangan korban, pelaku mulanya memesan mie instan, kopi, dan rokok seperti pelanggan pada umumnya sehingga D melayani tanpa kecurigaan.Setelah kurang lebih satu jam berada di warung, pelaku memintai kepada korban agar motornya diisikan bensin. Namun, secara tiba-tiba pelaku melancarkan serangan brutal dengan mencekik leher korban, menutup hidung dan mulutnya, serta memukul wajahnya hingga D mengalami luka lebam dan bibir pecah.
Melihat kondisi korban yang sudah tak berdaya, pelaku dengan segera mengambil uang tunai senilai Rp1,8 juta dan ponsel milik D sebelum melarikan diri.Korban ditemukan oleh dua saksi, bernama Dami dan Hermin yang segera memberikan pertolongan pertama setelah mendengar adanya keributan. D harus mendapatkan rujukan ke RSUD Drs. Jacobus Luna, M.Si Kabupaten Bengkayang pada pukul 16.00 WIB yang diakibatkan luka yang parah di wajahnya.
Kapolsek Lumar, Ipda Yoshua Sulu menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pencarian intensif terhadap pelaku perampokan dan penyerangan D tersebut.“Kami akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan informasi terkait keberadaan pelaku,” ujarnya.
Ipda Yoshua menambahkan bahwa pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Saat ini, Polsek Lumar tengah bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Bengkayang untuk memburu pelaku yang masih buron.“Dari hasil analisa awal, modus pelaku yang berpura-pura menjadi pelanggan berpotensi digunakan kembali di wilayah lain. Oleh karena itu, warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pemilik warung dan usaha kecil yang rentan menjadi target kejahatan,” tambahnya. (mro)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.