Ramadhan dan Fenomena Alam: Cerita Jemaah yang Tak Sengaja Ikuti Salat Gerhana
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Malam
Ramadhan
di tahun 2026 terasa sedikit berbeda bagi Rifkah.
Niat awalnya yang hanya ingin berbuka puasa dan melaksanakan Salat Tarawih di
masjid Mujahidin
, justru berujung pada pengalaman spiritual yang lebih mendalam: ikut serta dalam barisan Salat Gerhana berjamaah, Selasa (3/3/2026).
Fenomena alam yang terjadi tepat di bulan suci ini menjadi kejutan tersendiri bagi banyak jemaah.
Rifkah mengaku awalnya tidak merencanakan secara khusus untuk mengikuti Salat Gerhana, namun informasi yang beredar di grup keluarga mengubah agenda malamnya.
Baca Juga:
Singkawang 2026: Tatung, Lampion, dan Harmoni Ramadhan di Tahun Kuda Api
Kebetulan yang Menguatkan Iman
"Sebenarnya tidak ada alasan khusus. Memang dari kemarin sudah niat mau buka puasa di sini. Tiba-tiba tadi pagi baru dapat kabar dari tante yang
share
di grup kalau malam ini ada gerhana dan akan ada salat berjamaah," ujar Rifkah saat ditemui seusai ibadah.
Baginya, perjumpaan antara ibadah Tarawih dan Salat Gerhana merupakan sebuah "kebetulan" yang sarat makna. Ia merasa momen ini menjadi ruang untuk lebih mensyukuri kebesaran pencipta.
"Mungkin lebih ke agar kita mensyukuri kebesaran Allah. Kita disunnahkan untuk salat ini agar bisa mentadaburi bahwa kebesaran Allah itu ternyata sebesar ini," tambahnya.
Harapan di Bulan Suci
Pelaksanaan Salat Gerhana yang bertepatan dengan bulan Ramadhan dianggap Rifkah sebagai momentum langka untuk memperkuat doa. Di mata jemaah muda ini, fenomena alam tersebut adalah pengingat visual tentang kekuasaan Tuhan yang bersanding dengan kesucian bulan puasa.
"Apalagi ini di bulan Ramadhan, bulan yang suci. Semoga dengan adanya fenomena ini, kita jadi lebih bisa melihat kebesaran Allah. Semoga apa yang kita doakan di malam gerhana ini dan malam-malam lainnya di bulan Ramadhan bisa dikabulkan," tutupnya penuh harap.
Suasana di lokasi sendiri tampak khidmat. Jemaah yang semula hanya bersiap untuk Tarawih terlihat antusias mengikuti rangkaian Salat Khusuf (gerhana) yang dilakukan dengan tata cara khusus, menambah kekhusyukan malam Ramadhan tahun ini.
Baca Juga:
Hotman Paris Protes Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan dalam Kasus Sabu 2 Ton
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.