faktakalbar

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Subang, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

Penulis: Redaksi Monday, 13 April 2026 📖 2 menit
Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Subang, BPBD Lakukan Penanganan Darurat
Faktakalbar.id, SUBANG – Bencana angin kencang di Subang melanda dua desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Subang , Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (10/4/2026). Fenomena cuaca ekstrem ini mengakibatkan seratusan bangunan rumah milik warga mengalami kerusakan bervariasi akibat kuatnya hempasan angin yang menyapu kawasan permukiman pada sore hari. Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Terjang Jatim, Angin Kencang di Nganjuk Rusak Puluhan Rumah Warga Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pusaran angin kencang tersebut menerjang wilayah Desa Bunihayu di Kecamatan Jalancagak, serta Desa Tegalurung di Kecamatan Legon Kulon. Akibat insiden angin kencang di Subang ini, tercatat sebanyak 144 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan struktural. Rincian tingkat kerusakan meliputi 62 unit rumah mengalami rusak ringan, 60 unit rumah rusak sedang, sementara 22 unit bangunan lainnya masuk dalam kategori rusak berat. Kerusakan mayoritas terjadi pada struktur atap bangunan yang beterbangan dan dinding yang tertimpa pohon tumbang. Merespons laporan kejadian, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang segera meluncur menuju ke lokasi bencana untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan pendataan kerugian secara menyeluruh. Selain mendata korban terdampak, personel BPBD bersama tim gabungan dan warga setempat langsung bergotong royong melakukan pembersihan ranting-ranting pohon yang tumbang serta mengevakuasi material rumah yang berserakan. Baca Juga:  Ratusan Rumah di Jawa Barat Rusak Diterjang Angin Peristiwa ini menjadi bagian dari rentetan cuaca ekstrem yang terpantau mendominasi sejumlah wilayah di Indonesia. BNPB mencatat adanya tren peningkatan hidrometeorologi pada periode pemantauan akhir pekan ini. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca bahwa pada periode 13 hingga 16 April 2026, cuaca di Indonesia umumnya masih didominasi oleh curah hujan. BMKG memberikan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang berisiko terjadi di wilayah Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat. Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Terjang Jatim, Angin Kencang di Nganjuk Rusak Puluhan Rumah Warga Sebagai langkah antisipasi lanjutan, BNPB secara resmi mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan level kesiapsiagaan. Warga diminta mewaspadai retakan tanah di area perbukitan dan tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat angin kencang melanda guna menghindari jatuhnya korban jiwa. Pemerintah daerah juga didorong memastikan kelancaran jalur evakuasi dan kesiapan personel logistik di lapangan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK