Rayakan Idulfitri di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo Tinjau Huntara dan Puji Kecepatan Pemulihan Bencana
Faktakalbar.id, KARANG BARU
— Presiden
Prabowo Subianto
bersama Kepala
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
, Letjen TNI Suharyanto, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (21/3).
Kehadiran kepala negara di Masjid Darussalam, Kecamatan Karang Baru, disambut hangat oleh warga penghuni hunian sementara (huntara).
Dalam momen tersebut, Presiden melaksanakan Salat Id berjamaah dan menyempatkan diri bersilaturahmi langsung dengan warga yang masih merasakan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
“Alhamdulillah kita sampai ke hari Idulfitri ini, saya mohon maaf lahir batin,
minal aidin wal faizin
. Mudah-mudahan tahun yang akan datang tahun yang baik untuk kita semua,” ujar Presiden Prabowo saat menyampaikan ucapan hari raya kepada masyarakat.
Baca Juga:
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Bima dan Magetan, BNPB Beri Peringatan Cuaca Ekstrem Saat Idulfitri
Terkait proses pemulihan pascabencana, Presiden menilai langkah penanganan yang dilakukan berbagai pihak berjalan sangat cepat.
Ia menyoroti transisi warga dari tenda pengungsian ke huntara maupun hunian tetap, serta perbaikan infrastruktur kelistrikan yang hampir tuntas 100 persen.
"Saya sangat bangga dan terima kasih kepada semua petugas dan aparat, dari TNI-Polri, BNPB, PU, Pemda dan semua kementerian/lembaga yang kerja luar biasa,” tegas Presiden.
Salah seorang warga penerima bantuan huntara asal Desa Sukajadi, Sumiati, mengungkapkan rasa syukurnya atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Presiden menjadi bentuk perhatian besar pemerintah terhadap nasib mereka.
"Alhamdulillah, kami mendapatkan perhatian Bapak Presiden," kata Sumiati.
Sebelum meninggalkan lokasi, Presiden Prabowo didampingi Kepala BNPB meninjau area huntara yang terletak tepat di sebelah masjid.
Secara simbolis, Presiden juga membagikan bantuan kepada para korban bencana.
Berdasarkan data BNPB per 19 Maret 2026, total huntara di Kabupaten Aceh Tamiang mencapai 4.089 unit. Sebanyak 1.949 unit dibangun oleh BNPB, sementara 2.140 unit lainnya dikerjakan oleh kementerian/lembaga terkait serta pihak swasta. Selain itu, dana tunggu hunian (DTH) juga telah disalurkan kepada 1.426 kepala keluarga terdampak.
Baca Juga:
Dari Banjir hingga Karhutla, BNPB Rilis Laporan Rentetan Bencana di Berbagai Wilayah Indonesia
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.