faktakalbar

Rayakan Seperempat Abad, Fakultas Kehutanan Untan Kokohkan Solidaritas Lewat Program SHOREA

Penulis: Redaksi Tuesday, 11 November 2025 📖 2 menit
Rayakan Seperempat Abad, Fakultas Kehutanan Untan Kokohkan Solidaritas Lewat Program SHOREA
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan) merayakan Dies Natalis 2025 dengan mengusung tema "Seperempat Abad Mengakar, Menginspirasi dari Borneo untuk Dunia". Perayaan ini dimeriahkan dengan 12 rangkaian kegiatan yang telah terlaksana pada Jumat (08/11/2025). Sejalan dengan semangat mengakar dan menginspirasi, Fakultas Kehutanan juga menyoroti inisiatif sosialnya, SHOREA (SHaring fOR EducAtion), yang berfokus pada pengumpulan dana beasiswa bagi mahasiswa. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan penjualan berbagai barang layak pakai dan produk sederhana yang berasal dari sumbangan dosen, pegawai, serta alumni fakultas. Baca Juga:  Resmi Dilantik Periode Kedua, Dekan Fahutan Untan Farah Diba Prioritaskan Akreditasi Internasional dan Pembukaan Program S3 Barang-barang tersebut kemudian dijual kepada mahasiswa maupun masyarakat umum dengan harga terjangkau. Farah Diba selaku Dekan menjelaskan, seluruh hasil keuntungan dari penjualan disalurkan sepenuhnya untuk mendukung dana beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah nyata untuk saling berbagi demi keberlanjutan pendidikan. "Tujuan utama dari program SHOREA adalah membangun solidaritas dan kepedulian di lingkungan Fakultas Kehutanan terhadap sesama mahasiswa yang mengalami keterbatasan ekonomi," ujar Farah Diba. Melalui kegiatan ini, civitas akademika diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kelangsungan studi rekan-rekannya, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial. Selain itu, program ini juga berupaya mengembangkan kesadaran bahwa pendidikan tinggi adalah hak bersama yang dapat diwujudkan dengan kontribusi kecil namun bermakna dari setiap individu. Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh penerima beasiswa, tetapi juga oleh seluruh pihak yang terlibat. Mahasiswa penerima mendapatkan bantuan finansial yang meringankan beban biaya kuliah, sedangkan para penyumbang dan pembeli turut berperan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran praktis dalam mengelola kegiatan sosial, berorganisasi, dan mengasah kemampuan kewirausahaan sosial ( social entrepreneurship ). Dampak positif dari SHOREA tampak dari meningkatnya rasa kebersamaan dan empati antarwarga fakultas. Program ini memperkuat hubungan antara mahasiswa, dosen, pegawai, dan alumni dalam satu visi yang sama, yaitu mendukung keberlanjutan pendidikan di Fakultas Kehutanan. "SHOREA menjadi contoh konkret bagaimana semangat berbagi dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang sederhana namun berdampak besar," katanya. "SHOREA bukan sekadar program penggalangan dana, melainkan gerakan sosial yang menanamkan nilai kepedulian, keberlanjutan, dan solidaritas di lingkungan akademik," tutup Farah Diba. Baca Juga:  Menteri UMKM Tuding Oknum Bea Cukai Jadi Biang Kerok Banjirnya Pakaian Bekas Impor (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK