Realisasi Bantuan DAU 2025, Bahasan Salurkan Sound System hingga Mesin Rumput
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Pemerintah Kota Pontianak
kembali merealisasikan komitmennya dalam mendukung aktivitas sosial masyarakat.
Kali ini, Wakil Wali Kota Pontianak,
Bahasan
, menyerahkan berbagai bantuan operasional barang yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025 kepada warga di
Kecamatan Pontianak Tenggara
, Kamis (20/11/25).
Baca Juga:
Tak Perlu ‘Patungan’ Lagi, Pemkot Pontianak Salurkan 67 Jenis Bantuan Alat untuk Warga
Bantuan yang diserahkan meliputi berbagai peralatan vital yang menjadi kebutuhan mendesak di tingkat kelurahan, mulai dari peralatan
sound system
, mesin pemotong rumput, alat musik hadrah, hingga kompor gas.
Penyerahan ini dilakukan secara simbolis di Aula
Kantor Camat Pontianak Tenggara
dan merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Pontianak Barat.
Bahasan menegaskan bahwa distribusi bantuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab aspirasi masyarakat.
Ia memastikan bahwa barang-barang yang disalurkan adalah hasil verifikasi dari usulan warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya untuk menunjang kegiatan kelompok sosial.
“Pada hari ini, penyerahan bantuan dari DAU ini adalah salah satu bukti bahwa program ini merupakan jawaban atas kepentingan masyarakat, terutama RT, majelis taklim, PAUD, dan organisasi-organisasi lainnya,”
ujar Bahasan usai kegiatan.
Lebih lanjut, Bahasan mencontohkan urgensi bantuan tersebut bagi keberlangsungan aktivitas komunitas. Salah satunya adalah permintaan alat musik hadrah dari majelis taklim yang selama ini aktif namun terkendala fasilitas, serta kebutuhan
sound system
untuk lembaga pendidikan anak usia dini.
Baca Juga:
Perumdam Pontianak Lakukan Perawatan dan Perbaikan Pipa di Jalan Imam Bonjol untuk Optimalkan Layanan
“Majelisnya sudah berjalan, sehingga mereka memang harus diberikan dukungan. Kehadiran pemerintah kota memberikan bantuan berupa alat hadrah, termasuk tong sampah, mesin rumput, dan arko. Insya Allah ini semua bisa memberikan manfaat,”
jelasnya.
Terkait bantuan perangkat audio, Bahasan menambahkan bahwa hal tersebut sangat krusial untuk sosialisasi program pendidikan.
“PAUD itu perlu sound system, biasanya untuk menyampaikan sosialisasi. Jadi ini kita bantu agar kegiatan mereka bisa berjalan dengan lebih baik,”
tambahnya.
Sementara itu, Camat Pontianak Tenggara, Yatim, mengapresiasi respon cepat pemerintah kota terhadap usulan warganya.
Ia membenarkan bahwa jenis bantuan yang turun sangat beragam, menyesuaikan karakteristik kebutuhan di tiap kelurahan, mulai dari alat kebersihan hingga perlengkapan pertemuan.
“Sebelumnya, Bapak dan Ibu pernah mengusulkan kebutuhan di masing-masing kelurahan. Di sini saya melihat beragam usulan, seperti peralatan masak, perlengkapan pengolahan sampah, kursi, dan sebagainya, sesuai kebutuhan Bapak dan Ibu masing-masing,”
ungkap Yatim.
Meski demikian, Yatim juga meminta pengertian warga apabila masih ada usulan yang belum terealisasi pada tahap ini. Ia berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi tersebut di masa mendatang.
“Untuk usulan yang belum terpenuhi, insyaAllah ke depan akan kami upayakan agar dapat terakomodasi dan disalurkan sesuai aspirasi masyarakat di masing-masing kelurahan,”
pungkasnya.
(ra)
Tag:
#pendidikan anak usia dini
#Fasilitas Publik
#Bantuan Operasional
#Dana Alokasi Umum
#Majelis Taklim
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.