faktakalbar

Realisasi Bertahap Program MBG di Melawi: Standar Gizi dan Keamanan Pangan Jadi Ujian Utama

Penulis: Redaksi Saturday, 31 January 2026 📖 1 menit
Realisasi Bertahap Program MBG di Melawi: Standar Gizi dan Keamanan Pangan Jadi Ujian Utama
Faktakalbar.id, MELAWI – Implementasi program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi menjangkau wilayah pelosok Kabupaten Melawi dengan peluncuran Sentra Pelayanan Prima Gizi (SPPG) Manggala di Kecamatan Pinoh Selatan, Kamis (29/1/2026). Namun, operasional dapur ini membawa beban tanggung jawab besar terkait kedisiplinan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Peluncuran yang dipusatkan di Dapur Yanulsa ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional, Pemerintah Kabupaten Melawi, dan Yayasan Bahagia Santosa Raya. Program ini menargetkan kelompok rentan mulai dari siswa PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju Generasi Emas 2045. Baca Juga:  MBG Lebih Mendesak, Lapangan Kerja Nanti Dulu Ya! Ketua Yayasan Bahagia Santosa Raya, Iif Usfayadi, menyatakan bahwa keterlibatan lembaga lokal merupakan bentuk pengawalan terhadap komitmen pemerintah pusat. “Ini komitmen Presiden RI yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Iif Usfayadi. Meski menjanjikan penyerapan tenaga kerja lokal dan perbaikan gizi, tantangan sesungguhnya terletak pada konsistensi kualitas pangan yang disajikan. Sekretaris Camat Pinoh Selatan, Wahyu Widodo, menekankan bahwa koordinasi antarpihak harus berjalan tanpa celah untuk menghindari kegagalan program di lapangan. “Pastikan semua koordinasi antar pihak berjalan lancar. Kami siap berkoordinasi. Patuhi ketentuan kualitas, gizi, kebersihan, dan keamanan makanan, karena ini untuk anak-anak,” tegas Wahyu Widodo. Pihak kecamatan menyoroti bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari distribusi makanan, tetapi pada kepatuhan terhadap SOP pelayanan. Hal ini menjadi krusial mengingat jangkauan program yang luas hingga ke tingkat kelompok bermain (KB) Bhakti Mandiri di wilayah SPPG Manggala. Kepala Dapur SPPG Manggala, Tonardo Wija Tama, mengklaim bahwa kehadiran program ini memberikan dampak ekonomi instan bagi warga sekitar. “Kehadiran Program MBG sangat positif karena bisa menyerap tenaga kerja lokal sekaligus memenuhi gizi anak-anak dan ibu hamil,” ujarnya. Operasional Dapur Manggala ini kini menjadi sorotan publik untuk membuktikan apakah janji kampanye Presiden Prabowo Subianto dapat diimplementasikan dengan standar keamanan pangan yang terjaga di wilayah dengan tantangan geografis seperti Pinoh Selatan. Baca Juga:  Dukung Program MBG, RSUD SSMA Pontianak Edukasi Gizi Siswa SDN 74 (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK