Rekomendasi Saham Hari Ini Pilih ANTM Dan BFIN
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Indeks Harga Saham Gabungan
(IHSG) diprediksi masih
rawan
mengalami koreksi menuju level psikologis 7.000 pada perdagangan hari ini. Analis secara aktif menyoroti tekanan nilai tukar
rupiah
terhadap dolar AS sebagai faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar modal.
Kondisi pasar yang dinamis ini menuntut para investor untuk lebih cermat dalam memilih saham dengan fundamental kuat. BRI Danareksa Sekuritas secara mandiri memberikan panduan teknikal bagi pelaku pasar guna meminimalkan risiko kerugian di tengah fluktuasi indeks.
Saham ANTM Berpotensi Lanjutkan Tren Penguatan
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) saat ini tengah menguji kembali area
resistance breakout
pada level 3.580 hingga 3.970. Analis secara mandiri menyarankan area beli pada rentang harga 3.900 sampai 4.000 untuk menangkap peluang keuntungan.
Baca Juga:
Harga Saham BBCA Anjlok, Analis Rekomendasikan Beli
Target penguatan pertama saham ini berada pada level 4.160 dengan target kedua mencapai angka 4.270. Investor perlu secara aktif memantau batas
stop loss
di bawah 3.850 untuk menjaga keamanan modal dalam transaksi
swing trade
.
BFIN Dan ELSA Masuk Radar Beli Hari Ini
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) juga menunjukkan potensi menarik setelah mengalami fase
pullback
di area
support
770-805. Pelaku pasar dapat melakukan pembelian di area 790-810 dengan target harga yang diproyeksikan menyentuh level 845 hingga 870.
Selain itu, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) secara mandiri mulai keluar dari fase konsolidasi dan bersiap melanjutkan kenaikan harga. Area beli ideal untuk emiten ini berada pada rentang 760-780 dengan target penguatan terdekat mencapai level 815 hingga 835.
Baca:
IHSG Menghijau, Investor Wajib Pantau Saham Cuan Ini
Waspadai Tren Penurunan Pada Saham UNVR
Berbeda dengan emiten lainnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terpantau masih berada dalam tren menurun atau
bearish
. Peningkatan volume penjualan secara aktif menunjukkan adanya potensi pelemahan lanjutan menuju area dukungan di level 1.565 hingga 1.505.
Analis secara mandiri merekomendasikan opsi jual untuk menghindari penurunan nilai aset yang lebih dalam pada saham konsumsi ini. Keputusan investasi tetap berada sepenuhnya di tangan investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum melakukan transaksi.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.