faktakalbar

Rekomendasi Saham Hari Ini Pilih ANTM Dan BFIN

Penulis: Redaksi Monday, 27 April 2026 📖 2 menit
Rekomendasi Saham Hari Ini Pilih ANTM Dan BFIN
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih rawan mengalami koreksi menuju level psikologis 7.000 pada perdagangan hari ini. Analis secara aktif menyoroti tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebagai faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar modal. Kondisi pasar yang dinamis ini menuntut para investor untuk lebih cermat dalam memilih saham dengan fundamental kuat. BRI Danareksa Sekuritas secara mandiri memberikan panduan teknikal bagi pelaku pasar guna meminimalkan risiko kerugian di tengah fluktuasi indeks. Saham ANTM Berpotensi Lanjutkan Tren Penguatan Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) saat ini tengah menguji kembali area resistance breakout pada level 3.580 hingga 3.970. Analis secara mandiri menyarankan area beli pada rentang harga 3.900 sampai 4.000 untuk menangkap peluang keuntungan. Baca Juga:  Harga Saham BBCA Anjlok, Analis Rekomendasikan Beli Target penguatan pertama saham ini berada pada level 4.160 dengan target kedua mencapai angka 4.270. Investor perlu secara aktif memantau batas stop loss di bawah 3.850 untuk menjaga keamanan modal dalam transaksi swing trade . BFIN Dan ELSA Masuk Radar Beli Hari Ini PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) juga menunjukkan potensi menarik setelah mengalami fase pullback di area support 770-805. Pelaku pasar dapat melakukan pembelian di area 790-810 dengan target harga yang diproyeksikan menyentuh level 845 hingga 870. Selain itu, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) secara mandiri mulai keluar dari fase konsolidasi dan bersiap melanjutkan kenaikan harga. Area beli ideal untuk emiten ini berada pada rentang 760-780 dengan target penguatan terdekat mencapai level 815 hingga 835. Baca:  IHSG Menghijau, Investor Wajib Pantau Saham Cuan Ini Waspadai Tren Penurunan Pada Saham UNVR Berbeda dengan emiten lainnya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terpantau masih berada dalam tren menurun atau bearish . Peningkatan volume penjualan secara aktif menunjukkan adanya potensi pelemahan lanjutan menuju area dukungan di level 1.565 hingga 1.505. Analis secara mandiri merekomendasikan opsi jual untuk menghindari penurunan nilai aset yang lebih dalam pada saham konsumsi ini. Keputusan investasi tetap berada sepenuhnya di tangan investor dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing sebelum melakukan transaksi. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK