Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal Penjaringan Calon Ketua Umum KONI Pontianak 2025-2029
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Komite Olahraga Nasional Indonesia (
KONI
) Kota Pontianak secara resmi memulai tahapan krusial dalam regenerasi kepemimpinannya.
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) telah membuka pendaftaran bagi Calon Ketua Umum KONI Pontianak untuk masa bakti 2025–2029.
Baca Juga:
Roda Organisasi KONI Kota Pontianak Melemah, Musorkot Belum Teragenda, Beberapa Cabor Terkendala Rekomendasi
Langkah ini diambil untuk memastikan kesinambungan pembinaan prestasi olahraga di Kota Khatulistiwa.
Proses seleksi ini dipimpin langsung oleh Panitia Kerja (Panja) Penjaringan dan Penyaringan di bawah komando Tugio, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II KONI Kota Pontianak.
Dalam keterangannya, Tugio menegaskan bahwa tahapan ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi kualifikasi dan siap memajukan dunia olahraga kota.
Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Berkas
Bagi para pegiat olahraga yang berminat, waktu pendaftaran sangat terbatas. Tugio menjelaskan bahwa pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Pontianak dimulai pada tanggal 3 hingga 16 Desember 2025.
Pelayanan administrasi dilakukan di Sekretariat KONI Kota Pontianak setiap harinya pada pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
Ketegasan mengenai waktu menjadi sorotan utama panitia. Tugio mengingatkan agar para kandidat disiplin terhadap jadwal yang telah ditetapkan.
“Panja telah menetapkan jadwal secara tegas. Setelah tanggal 16 Desember pukul 13.00 WIB, kami tidak lagi menerima pendaftaran dalam bentuk apa pun,” tegas Tugio.
Setelah pendaftaran ditutup, tahapan akan berlanjut ke proses verifikasi berkas yang dijadwalkan pada 17 hingga 19 Desember 2025. Penetapan bakal calon yang lolos verifikasi rencananya akan diumumkan pada 20 Desember 2025.
“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan agar kepemimpinan KONI ke depan dipilih melalui mekanisme yang bersih dan terukur,” ujarnya.
Syarat Dukungan Minimal 12 Cabang Olahraga
Selain jadwal, Panja juga memaparkan persyaratan mutlak yang harus dipenuhi oleh para kandidat.
Salah satu syarat terberat namun krusial adalah adanya dukungan riil dari induk organisasi olahraga (Cabor).
Tugio menuturkan bahwa saat ini terdapat sekitar 42 cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Pontianak.
Meski beberapa di antaranya masih dalam proses administrasi kepengurusan, kandidat wajib mengantongi dukungan minimal dari 12 Cabor.
“Bakal calon harus memiliki dukungan tertulis dari minimal 12 pengcab, pengkot, asosiasi, atau perkumpulan olahraga. Ini menjadi indikator bahwa calon tersebut memang memiliki legitimasi dan diterima oleh komunitas olahraga,” jelasnya.
Kriteria Pengalaman Organisasi
Tidak hanya sekadar dukungan, integritas dan pengalaman kandidat juga menjadi parameter utama.
Bakal calon diwajibkan memiliki rekam jejak sebagai pengurus KONI, baik di tingkat kota, kabupaten, maupun provinsi. Hal ini dinilai vital untuk menjamin kapabilitas pemimpin dalam menahkodai organisasi.
“Pengalaman organisasi menjadi penting agar calon ketua benar-benar memahami dinamika pembinaan olahraga,” tambah Tugio.
Meski persyaratannya ketat, Tugio memastikan bahwa peluang ini terbuka untuk umum asalkan seluruh syarat administratif terpenuhi sebelum masa verifikasi.
Baca Juga:
Jelang Musorkot, KONI Kota Pontianak Pastikan Pembinaan Atlet Tetap Berjalan Konsisten
Ia berharap proses ini menjadi momentum lahirnya pemimpin yang visioner.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang memenuhi syarat. Harapan kami, tahapan ini dapat melahirkan sosok pemimpin yang mampu membawa KONI Kota Pontianak lebih maju, lebih solid, dan lebih berprestasi,” pungkasnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.