faktakalbar

Resmikan Huntara di Agam, Pemerintah Pastikan Tempat Tinggal Layak bagi Korban Bencana Sumbar

Penulis: Redaksi Sunday, 25 January 2026 📖 2 menit
Resmikan Huntara di Agam, Pemerintah Pastikan Tempat Tinggal Layak bagi Korban Bencana Sumbar
Faktakalbar.id, AGAM – Pemerintah pusat terus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Provinsi Sumatera Barat. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meresmikan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak, Sabtu (24/1). Baca Juga: Tinjau Korban Bencana di Aceh, Kepala BNPB Percepat Huntara dan Salurkan Dana Tunggu Hunian Peresmian ini dipusatkan di lokasi Huntara Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Selain di Agam, peresmian juga dilakukan secara serentak untuk tiga wilayah lain, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan yang mengikuti kegiatan melalui sambungan virtual ( webinar ). Solusi Masa Transisi Langkah ini merupakan bagian krusial dari percepatan pemulihan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal yang aman dan layak huni. Berdasarkan data BNPB, tercatat sebanyak 4.742 rumah warga mengalami kerusakan berat akibat bencana di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara adalah prioritas utama pemerintah dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan. “Hunian sementara menjadi solusi awal agar masyarakat terdampak memiliki tempat tinggal yang aman sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap. Pemerintah memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai kebutuhan dan data di lapangan,” ujar Suharyanto. Penyerahan Kunci dan Bantuan Dana Pada kesempatan tersebut, Menko PMK, Mendagri, dan Kepala BNPB secara simbolis melakukan pemotongan pita dan menyerahkan kunci kepada perwakilan penerima manfaat. Total terdapat 273 unit huntara yang telah siap huni dan diserahkan kuncinya di empat kabupaten tersebut. Selain fisik bangunan, pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH). Hingga saat ini, sebanyak 2.279 kepala keluarga telah diusulkan sebagai penerima. Dari jumlah itu, 1.867 rekening telah disiapkan dan dana untuk 1.393 kepala keluarga telah berhasil disalurkan. Baca Juga: Selain Kebut Pembangunan Huntara, BNPB Juga Salurkan Dana Tunggu Hunian untuk Ribuan KK Menko PMK Pratikno menekankan bahwa penanganan pascabencana ini dilakukan melalui koordinasi ketat lintas sektor. Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyoroti peran vital pemerintah daerah dalam memastikan akurasi data agar program pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran. Pemerintah berharap keberadaan hunian sementara dan bantuan dana ini dapat memberikan kepastian serta rasa aman bagi warga, sekaligus menjadi fondasi awal untuk bangkit kembali menata kehidupan pascabencana. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK