faktakalbar

Punya Gedung dan Alat Canggih, Edi Kamtono Minta Nakes Puskesmas Layani Pasien dengan Hati

Penulis: Redaksi Friday, 13 February 2026 📖 2 menit
Punya Gedung dan Alat Canggih, Edi Kamtono Minta Nakes Puskesmas Layani Pasien dengan Hati
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memacu modernisasi fasilitas kesehatan dasar bagi warganya. Hal ini ditandai dengan peresmian gedung baru Puskesmas Parit H Husein (Paris) II dan Puskesmas Siantan Tengah yang telah rampung dibangun pada akhir 2025 lalu, Kamis (12/2/2026). Baca Juga:  Hindari Data Meleset, Pemkot Pontianak Validasi Ulang Materi Publikasi PDA 2026 Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa pembaruan fisik bangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan. Ia berharap wajah baru puskesmas ini berbanding lurus dengan kenyamanan yang dirasakan masyarakat. “Dengan gedung yang baru ini, pelayanan harus semakin meningkat. Masyarakat harus lebih mudah, nyaman dan cepat mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Edi usai meresmikan Puskesmas Paris II di Komplek Pemda Jalur II, Jalan Parit H Husein II. Edi menjelaskan, modernisasi tidak hanya berhenti pada fisik bangunan. Pemkot juga fokus pada pembaruan peralatan medis agar pemeriksaan semakin akurat. Ke depan, sejumlah fasilitas lain seperti Puskesmas Batu Layang, Tambelan Sampit, dan Kampung Bangka juga akan direhabilitasi. Namun, Edi memberikan catatan tegas kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes). Baginya, bangunan megah dan alat canggih tidak akan berarti tanpa pelayanan yang humanis. Ia meminta nakes bekerja profesional dan mengedepankan empati. “Jangan sampai pasien yang datang sudah sakit, malah tambah tidak nyaman karena pelayanan yang kurang ramah. Layanilah dengan senyum dan empati,” pesannya. Baca Juga:   Punya Potensi Besar, Pontianak Timur Diarahkan Jadi Destinasi Wisata Berbasis Sejarah Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menjelaskan bahwa kedua puskesmas tersebut kini memiliki fasilitas yang lebih lengkap, termasuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan layanan USG untuk ibu hamil yang sudah tersedia di seluruh puskesmas se-Kota Pontianak. “Tahun lalu belum ada IGD, sekarang sudah tersedia dan bisa melayani masyarakat. Memang untuk sementara belum buka sampai sore karena masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan,” jelas Saptiko. Saptiko menambahkan, sistem pelayanan kini telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) sesuai standar Kementerian Kesehatan. “Bangunan sudah sesuai prototipe Kemenkes dan sistem layanan juga kita sesuaikan. Ini bagian dari transformasi pelayanan kesehatan dasar yang lebih modern dan responsif,” tutupnya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK