Ria Norsan Dorong Inovasi Perbankan Syariah, KDEKS Kalbar Targetkan Prestasi Nasional
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Gubernur
Kalimantan Barat
,
Ria Norsan
, menghadiri kegiatan
Coffee Morning
yang diselenggarakan oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Barat.
Baca Juga:
Pemkot Pontianak Bangun SPALD-T Tahun Ini, Targetkan 16 Ribu Sambungan
Kegiatan yang menjadi ruang diskusi strategis guna memacu pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah ini digelar di Aula Lantai 5 Kantor Utama Bank Kalbar, Kamis (08/01/2026).
Dalam arahannya, Ria Norsan menekankan bahwa kemajuan ekonomi syariah sangat bergantung pada niat dan ikhtiar kolektif masyarakat maupun pelaku usaha.
Ia menegaskan bahwa perubahan nasib suatu sektor usaha, termasuk perbankan syariah, harus dimulai dari perubahan internal para pelakunya.
Baca Juga:
Resmikan Indigo Brew & Cake, Ria Norsan Puji Lapis Sambas dan Ingatkan Standar Upah
"Sebenarnya semuanya itu tergantung dari diri kita sendiri. Bagaimana kita mengolah usaha, bagaimana kita mengolah diri kita, itu ada pada diri kita sendiri. Jika kita ingin maju, maka majulah,"
ujar Ria Norsan.
Ia mendorong para praktisi perbankan syariah, khususnya di Bank Kalbar Syariah, untuk terus melakukan inovasi dan modifikasi layanan agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan masyarakat modern.
Menurutnya, sistem syariah dengan skema
mudharabah
(bagi hasil) bersifat universal dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik Muslim maupun non-Muslim.
"Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri terus mendukung dualitas sistem perbankan, di mana layanan konvensional dan syariah tersedia untuk memberikan pilihan yang adekuat bagi nasabah,"
jelasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif KDEKS Kalbar, Edy Suratman, menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penilaian Anugerah Adinata Syariah yang akan diumumkan pada Juni 2026 mendatang.
Ia berharap pencapaian Kalbar pada tahun 2024 yang meraih penghargaan terbaik ketiga nasional kategori Ekonomi Hijau dapat ditingkatkan.
Baca Juga:
Milad KAHMI ke-59, Gubernur Ria Norsan dan Sekda Harisson Kompak Jalan Sehat di Taman Digulis
"Anugerah Adinata Syariah ini adalah bentuk apresiasi bagi provinsi yang serius mengembangkan ekonomi syariah. Kriterianya luas, mulai dari produk halal, gaya hidup syariah, UMKM, perbankan syariah, hingga ekonomi hijau,"
ujar Edy.
Edy menambahkan, sinergi antara KDEKS, perbankan, dan instansi vertikal diharapkan mampu memperkuat implementasi visi misi ekonomi syariah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalimantan Barat 2025-2029.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.