Ribuan Barcode Disalahgunakan, Pertamina Blokir Akses Pembelian Solar Bersubsidi di Kalbar
Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat memblokir ribuan akun barcode pembelian solar bersubsidi yang terindikasi disalahgunakan oleh para pelangsir.
Faktakalbar.id - Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat memblokir ribuan akun barcode pembelian solar bersubsidi yang terindikasi disalahgunakan oleh para pelangsir.
Langkah tegas pemblokiran massal tersebut disampaikan manajemen Pertamina merespons aksi keluhan Aliansi Sopir Truk Kalbar di Kantor Gubernur pada Senin (28/7/2026).
Upaya penertiban sistem distribusi ini ditujukan guna memastikan alokasi BBM bersubsidi tepat sasaran serta tidak dikuasai oleh oknum spekulan.
Pengetatan pengawasan transaksi digital terus ditingkatkan seiring maraknya praktik kecurangan dalam penyaluran bahan bakar minyak di stasiun pengisian.
"Penggunaan barcode atau QR code khususnya di Kalimantan Barat sudah ribuan kami blokir memang terindikasi disalah gunakan. Sehingga itu harus kita blok agar tidak bisa digunakan lagi," ujar Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat.
Masyarakat pemilik akun resmi yang merasa dirugikan akibat tindakan pelangsir diimbau segera mengajukan laporan pemulihan ke pihak Pertamina.
"Kalau ada masyarakat terblok bisa juga menghubungi kami, jika itu digunakan untuk keperluan pribadi," tutur Widhi Tri Adhi Hidayat.
Pihak Pertamina menjamin proses pembukaan kembali akses barcode yang terblokir akan diproses secara cepat apabila bukti kepemilikan sah terpenuhi.
Langkah evaluasi sistem distribusi bahan bakar jenis solar bersubsidi ini dipastikan berlanjut hingga kuota penyaluran kembali normal.
Sinergi pengawasan bersama aparat penegak hukum turut diperketat di setiap fasilitas pengisian bahan bakar umum se-Kalimantan Barat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.