Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolda Paparkan Capaian Kinerja Polda Kalbar dan Pengungkapan Narkoba
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (
Polda Kalbar
) menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 di Graha Khatulistiwa, Rabu (31/12).
Kegiatan ini menjadi momentum transparansi publik terkait capaian kinerja Polda Kalbar dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum sepanjang tahun.
Baca Juga:
Rilis Akhir Tahun 2025, Polres Kubu Raya Tuntaskan 437 Kasus Pidana
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Pipit Rismanto, didampingi Wakapolda Roma Hutajulu, Irwasda Sigit Jatmiko, serta pejabat utama lainnya.
Dalam laporannya, Kapolda menegaskan fokus kepolisian tidak hanya pada penindakan, tetapi juga pelayanan publik yang berkelanjutan.
Pengungkapan Kasus Narkoba Senilai Rp100 Miliar
Salah satu sorotan utama dalam capaian kinerja Polda Kalbar tahun ini adalah pemberantasan narkotika. Polda Kalbar berhasil mengungkap ratusan kasus dan menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari bahaya obat terlarang.
“Sepanjang Tahun 2025, Polda Kalbar berhasil mengungkap ribuan kasus tindak pidana, baik tindak pidana umum, khusus, maupun narkotika. Di bidang pemberantasan narkoba, tercatat sebanyak 813 kasus narkotika berhasil diungkap dengan nilai barang bukti mencapai lebih dari Rp100 miliar, serta menyelamatkan sekitar 272.114 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ungkap Pipit Rismanto.
Secara rinci, barang bukti yang diamankan meliputi 214.415,75 gram sabu, 57.590,50 butir ekstasi, 109,52 gram ganja, 70 butir Happy Five, 9,5 mililiter ganja sintetis, 1,13 gram heroin, serta 24 liter minuman beralkohol. Total nilai barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp100,2 miliar.
Selain narkoba, Pipit memaparkan penanganan tindak pidana khusus mencapai 362 kasus dengan tingkat penyelesaian di atas 80 persen. Sementara itu, tindak pidana umum tercatat 4.144 kasus dengan penyelesaian perkara lebih dari 70 persen.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polda Kalbar dan jajaran, serta dukungan dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Pendekatan Humanis dan Penanganan Bencana
Tidak hanya penegakan hukum, Polda Kalbar juga mengedepankan fungsi preventif melalui peran Binmas dan Bhabinkamtibmas. Program "Jumat Curhat" terus digalakkan untuk menyerap aspirasi warga. Selain itu, polisi juga aktif dalam operasi kemanusiaan. Tercatat ada 113 kegiatan bantuan
Search and Rescue
(SAR) sepanjang 2025, mulai dari penanganan banjir, kebakaran hutan, hingga evakuasi korban tenggelam.
“Kami ingin Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” imbuh Pipit.
Polda Kalbar juga mendukung ketahanan pangan nasional dengan mengamankan distribusi dan aktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Polda Papua Barat Amankan 159 Tersangka Kasus Penambangan Ilegal Sepanjang 2025
Sinergi dengan Masyarakat dan Media
Menutup kegiatan, Kabidhumas Polda Kalbar, Bayu Suseno, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Keberhasilan kepolisian dalam menciptakan situasi kondusif tidak lepas dari peran aktif masyarakat dan media.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk awak media yang senantiasa bersinergi dengan Polda Kalbar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan demi terwujudnya Kalimantan Barat yang aman, tertib, dan kondusif,” tegas Bayu Suseno.
Konferensi pers ini menjadi refleksi akhir tahun bagi Polda Kalbar untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun mendatang.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.