Rindu Suasana Rumah? Ibis Pontianak Hadirkan "Kampung Melayu" untuk Memori Ramadhan 1447H
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Menyongsong bulan suci Ramadhan 1447H,
Ibis Pontianak City Center
resmi meluncurkan paket buka puasa bertajuk "Kampung Melayu" pada Jumat (13/2/2026).
Konsep tahun ini dirancang khusus untuk membangkitkan nostalgia masakan rumahan dan suasana hangat khas kampung halaman bagi setiap tamu yang datang.
Chef
Achong, sosok di balik layar dapur Ibis Kitchen, mengungkapkan bahwa pemilihan tema ini bukan sekadar soal rasa, melainkan juga pengalaman emosional.
Ia ingin setiap pengunjung merasa seolah-olah sedang menikmati hidangan di rumah sendiri.
Baca Juga:
Mercure & Ibis Pontianak City Center Rayakan Kehangatan Natal Melalui Christmas Santa Dinner & CSR Bersama Anak-Anak dari Panti Asuhan Getsemani
"Saya ingin dengan konsep Kampung Melayu ini, orang itu teringat dengan makanan-makanan rumahan, makanan kampungnya. Itu yang harus saya hadirkan untuk semua tamu," ujar
Chef
Acong saat peluncuran paket tersebut.
Suasana Kampung dan Rotasi Menu Tanpa Bosan
Demi menghidupkan memori masa kecil, Ibis Pontianak tidak hanya fokus pada hidangan, tetapi juga menonjolkan sisi
ambience
atau suasana restoran.
Konsep
tematik
ini akan membawa nuansa Melayu yang kental, sehingga momen berbuka puasa menjadi lebih berkesan.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan tahun ini adalah sistem 10 rotasi menu.
Chef
Achong menjamin bahwa tamu yang datang kembali di hari yang sama pada minggu berikutnya tidak akan menemukan menu yang serupa.
"Dari Senin ke Senin itu tidak akan ketemu kembali untuk menu-nya. Jadi dipastikan tidak akan bosan karena tamu bisa menikmati
ambience
restoran sekaligus variasi menu yang berbeda setiap harinya," jelasnya.
Selain menu
otentik
Melayu seperti nasi lemak dan laksa singapura, Ibis Kitchen juga menyiapkan
special menu of the day
.
Beberapa di antaranya adalah hidangan mewah seperti
lamb guling
,
roast duck
, kalkun, hingga
wellington
yang diambil dari
international menu
.
Komitmen Inovasi dan Harga Kompetitif
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,
Chef
Achong menegaskan bahwa seluruh konsep tahun 2026 ini dibuat dari nol tanpa menduplikasi ide lama.
Perbedaan signifikan sengaja diciptakan agar pengunjung selalu mendapatkan pengalaman baru yang segar setiap tahunnya.
"Kita memang mengonsepkan menu itu bukan sekadar comot menu tahun lalu. Kita buat perbedaannya itu signifikan, di mana orang betul-betul harus merasakan perbedaan konsepnya," tegasnya.
Untuk menikmati perjalanan rasa dan memori di Kampung Melayu Ibis Kitchen ini, tamu cukup merogoh kocek sebesar Rp160.000 per orang.
Harga ini dinilai sangat kompetitif untuk standar hotel bintang tiga di Kota Pontianak, namun tetap dengan jaminan kualitas rasa yang tidak mengecewakan.
"Saya bisa pastikan tamu-tamu yang datang ke sini itu tidak akan kecewa. Itu yang harus saya pastikan," pungkas
Chef
Acong.
Baca Juga:
Gandeng Damkar Kota, Mercure dan ibis Pontianak City Center Gelar Fire Drill Simulation
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.