Analisis Ronald Koeman: Barcelona Terlalu Bergantung pada Raphinha dan Lamine Yamal
Faktakalbar.id, BOLA -
Ronald Koeman memberikan analisis tajam terkait kekalahan mantan tim asuhannya,
Barcelona
, saat menjamu Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Berlaga di hadapan pendukung sendiri,
Blaugrana
harus menyerah dengan skor 0-2.
Kekalahan ini diperparah dengan kartu merah yang diterima bek muda Pau Cubarsi menjelang turun minum. Bermain dengan 10 orang membuat tim asuhan Hansi Flick kesulitan membendung agresivitas
Los Colchoneros
yang mencetak gol melalui Julian Alvarez dan Alexander Sorloth.
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Barcelona Pesta Gol 7-2 Lawan Newcastle, Lolos ke Perempat Final
Ketergantungan pada Duo Sayap
Menurut Koeman, salah satu kelemahan mencolok
Barcelona
saat ini adalah ketergantungan yang terlalu besar pada kreativitas individu di sektor sayap.
Absennya Raphinha karena cedera dinilai sangat berdampak pada alur serangan tim.
"Sekarang ini, seluruh sistemnya terlalu mengandalkan Raphinha dan Lamine Yamal," ujar pelatih timnas Belanda tersebut kepada
AS
. "Ketika dua pemain ini tidak terlalu terlibat atau tidak menampilkan performa terbaik mereka, tim kehilangan kreativitas, ritme, dan rasa percaya dirinya."
Meski Lamine Yamal tampil impresif dengan menciptakan tiga umpan kunci, Koeman merasa dukungan dari pemain lain sangatlah minim.
Ia menyebut hanya Marcus Rashford yang terlihat berusaha keras membantu daya gedor tim.
Hilangnya Keangkeran Stadion Kandang
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2, Julian Alvarez Respons Rumor ke Barcelona
Selain masalah teknis di lapangan, Koeman juga menyoroti hilangnya mentalitas juara di stadion kandang
Barcelona
. Ia merasa tim tamu kini tidak lagi merasa tertekan saat bermain di markas
Blaugrana
.
"Terus terang saja, rasanya sedih melihat Barcelona kalah seperti ini di kandangnya sendiri. Stadion ini dulunya adalah sebuah tempat di mana tim-tim tamu menderita. Sekarang tim-tim datang ke sini dan percaya mereka bisa menang, dan itu adalah sebuah masalah yang sangat besar," tambahnya.
Misi Berat di Metropolitano
Kekalahan 0-2 ini menempatkan
Barcelona
dalam posisi yang sangat sulit. Untuk bisa menembus babak semifinal, Robert Lewandowski dan kawan-kawan wajib menang dengan selisih minimal tiga gol pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Mampukah Hansi Flick melakukan penyesuaian strategi tanpa kehadiran Cubarsi dan kemungkinan masih absennya Raphinha? Publik Catalan kini menanti keajaiban di Madrid pekan depan.
(*Drw)
Tag:
#Raphinha
#Berita Bola Internasional
#Marcus Rashford
#hasil bola
#Hansi Flick
#Atletico Madrid
#barcelona
#Lamine Yamal
#Liga Champions
#Ronald Koeman
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.