faktakalbar

Rotasi Jabatan di Kejati Kalbar dan Kunjungan Kerja Jaksa Agung ke Kalbar 6-8 Juli

Penulis: Redaksi Saturday, 05 July 2025 📖 1 menit
Rotasi Jabatan di Kejati Kalbar dan Kunjungan Kerja Jaksa Agung ke Kalbar 6-8 Juli
Faktakalbar.id, PONTIANAK  - Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) Burhanuddin melakukan rotasi besar-besaran jajaran struktural di lingkungan Kejaksaan RI. Sebanyak 403 jabatan berganti melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 352 dan 353 Tahun 2025 tertanggal 4 Juli 2025, termasuk sejumlah posisi strategis di Kalimantan Barat (Kalbar). Perombakan di Kejati Kalbar Dalam SK Nomor 353/2025 , Erich Folanda resmi ditetapkan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalbar, menggantikan Subeno yang naik jabatan sebagai Direktur II pada Jamintel Kejagung RI. Folanda sebelumnya menjabat Koordinator di Jampidsus Kejagung. Rotasi juga menyentuh posisi Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kalbar, dari Taliwondo kepada Yudi Rachmat Sunaryadi (eks-Kajari Brebes). Baca Juga:   Kejaksaan Tinggi Kalbar Eksekusi Yu Hao: Mahkamah Agung Batalkan Putusan Bebas dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Sementara itu, Hadiyanto (mantan Kajari Banjarbaru) mengambil alih posisi Asisten Pidana Umum (Apidum) Kejati Kalbar. Mutasi Kajari di Kalbar Selain itu, Kajari Sanggau juga berganti. Dedi Irwan Virantama diangkat menjadi Kajari Karawang, posisi Kajari Sanggau diisi oleh Fauzy Marasabessy . Kemudian Kajari Landak, Hetty Cahyaningrum digantikan oleh Muhammad Ruslan dari Kejati Sulawesi Selatan. Hetty Cahyaningrum dipindahkan menjadi Kajari Blora. Kunjungan Kerja Jaksa Agung ke Kalbar Jaksa Agung Burhanuddin dijadwalkan berkunjung ke Kalbar pada 6-8 Juli 2025. Baca Juga:   Jaksa Tuntut Hasto Kristiyanto 7 Tahun Penjara Terkait Kasus Harun Masiku Rencananya, beliau tiba di Pontianak pada Minggu (6/7) sore, lalu melanjutkan agenda kerja di Mempawah dan Kejaksaan Tinggi Kalbar pada Senin (7/7). "Kejati Kalbar telah menyiapkan penyambutan, namun belum ada konfirmasi resmi terkait detail acara," ujar sumber internal Kejaksaan yang enggan disebut namanya. (Dhn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK